Nasional . 17/02/2026, 16:39 WIB
Penulis : Gatot Wahyu | Editor : Gatot Wahyu
fin.co.id - Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi meminta seluruh pihak meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem selama periode Angkutan Lebaran 2026.
Langkah ini dinilai krusial untuk menjamin kelancaran mobilitas masyarakat, terutama di jalur penyeberangan Jawa–Sumatera.
“Kami terus berupaya agar penyeberangan maupun mobilitas dari Pulau Jawa ke Pulau Sumatera atau sebaliknya dapat terlayani dengan baik. Karena itu, seluruh pelayanan kami persiapkan secara maksimal,” ujar Menhub di Bandarlampung, Selasa.
Menghadapi potensi hujan lebat, angin kencang, hingga gelombang tinggi, Kementerian Perhubungan akan memperkuat koordinasi dengan BMKG guna memastikan informasi cuaca terkini dapat menjadi dasar pengambilan kebijakan operasional.
Menurut Dudy, faktor cuaca menjadi salah satu risiko utama dalam penyelenggaraan angkutan Lebaran, khususnya pada sektor penyeberangan laut.
“Berkaitan dengan cuaca ekstrem, kami akan terus berkoordinasi dengan BMKG agar pelaksanaan Angkutan Lebaran berjalan lancar,” katanya.
Tak hanya itu, pemerintah juga membuka peluang pelaksanaan modifikasi cuaca apabila situasi dinilai mendesak dan berdampak signifikan terhadap keselamatan pelayaran.
“Kita akan melihat kondisinya sampai dengan pelaksanaan Posko Angkutan Lebaran pada 13 Maret. Kepolisian juga sudah memulai operasi pengamanan sebelum tanggal tersebut,” jelasnya.
Antisipasi Gelombang Tinggi dan Kemacetan Selain faktor cuaca, potensi gelombang tinggi di wilayah perairan penyeberangan turut menjadi perhatian.
Pemerintah telah merekomendasikan penambahan personel gabungan guna membantu pengendalian arus lalu lintas, mencegah kemacetan panjang, serta memitigasi risiko kecelakaan selama periode mudik.
Upaya ini melibatkan sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, aparat kepolisian, hingga operator transportasi. Komitmen Pemerintah Jaga Kelancaran Mudik 2026 Menhub menegaskan, pemerintah berkomitmen penuh memastikan mobilitas masyarakat selama Angkutan Lebaran 2026 berlangsung aman, nyaman, dan lancar.
Dengan penguatan koordinasi lintas sektor, pemantauan cuaca intensif, serta kesiapan personel di lapangan, diharapkan arus mudik dan balik tahun ini dapat berjalan lebih tertib meski di tengah ancaman cuaca ekstrem.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media