Jelang Ramadan, Peziarah Keluhkan Pembersih Makam Musiman di TPU Kawi-Kawi

news.fin.co.id - 17/02/2026, 15:45 WIB

Jelang Ramadan, Peziarah Keluhkan Pembersih Makam Musiman di TPU Kawi-Kawi

Fenomena pembersih makam musiman kembali menuai keluhan di TPU Kawi-Kawi, Kecamatan Johar Baru, Jakarta Pusat.

fin.co.id - Fenomena pembersih makam musiman kembali menuai keluhan di TPU Kawi-Kawi, Kecamatan Johar Baru, Jakarta Pusat. Menjelang Ramadan, keberadaan mereka dinilai semakin meresahkan peziarah.

Sejumlah warga mengaku didatangi dan diikuti sejak memasuki gerbang TPU. Mereka langsung menawarkan jasa membersihkan makam tanpa diminta, bahkan tetap melanjutkan pekerjaan meski belum mendapat persetujuan dari keluarga yang berziarah.

Rahmat (28), salah seorang peziarah, mengaku dihampiri sekitar 10 orang setibanya di lokasi pada Selasa, 17 Februari 2026. Ia mengatakan, para pembersih tersebut mengikuti dirinya hingga ke makam keluarga, lalu langsung menyapu dan mencabuti rumput.

Tak hanya itu, mereka juga menyiramkan air mawar ke makam tanpa izin. Setelah selesai, Rahmat diminta membayar jasa pembersihan sekaligus biaya air mawar secara paksa.

Advertisement

“Mereka maksa minta duit kepada kami, jadi dengan terpaksa kami kasih,” ujarnya.

Tak ingin terjadi keributan, Rahmat akhirnya memberikan uang puluhan ribu rupiah. Ia berharap pengelola TPU dapat menertibkan praktik tersebut agar peziarah merasa lebih nyaman.

“Saya minta ditertibkan. Kami sangat tidak nyaman dengan mereka,” tegas warga Johar Baru ini.

Keluhan serupa disampaikan Putri (35), warga Kemayoran, yang juga merasa terganggu dengan keberadaan pembersih makam musiman. Ia menilai pengawasan di area TPU kurang maksimal.

“Saya lihat petugas keamanan hanya duduk-duduk saja, ngerokok, ngopi, dan tidak pernah patroli. Kalau begitu apa fungsinya mereka?” keluhnya.

Setiap menjelang Ramadan, TPU di sejumlah wilayah Jakarta memang ramai dikunjungi peziarah. Kondisi ini kerap dimanfaatkan oleh pembersih makam musiman untuk menawarkan jasa secara langsung. Warga pun berharap ada pengawasan lebih ketat agar aktivitas ziarah dapat berlangsung dengan tertib dan nyaman.

Cahyono/Disway

Mihardi
Mihardi
Penulis

Redaktur FIN.CO.ID