Nasional . 17/02/2026, 16:47 WIB

Kapan 1 Ramadan 2026 Resmi Dimulai?

Penulis : Rizal Husen  |  Editor : Rizal Husen

  • Ketinggian Hilal: Berada di bawah ufuk, berkisar antara -2° 24' 42" hingga -0° 58' 47".
  • Sudut Elongasi: Berada pada kisaran 0° 56' 23" hingga 1° 53' 36".
  • Kriteria MABIMS: Secara teoretis, data ini belum memenuhi kriteria minimal visibilitas hilal yang disepakati oleh Menteri Agama Brunei Darussalam, Indonesia, Malaysia, dan Singapura (MABIMS).

Kondisi hilal yang berada di bawah ufuk ini menjadi sinyal kuat bahwa bulan Syaban kemungkinan akan digenapkan (istikmal) menjadi 30 hari.

Sehingga puasa versi pemerintah kemungkinan besar jatuh pada 19 Februari 2026, selaras dengan prediksi BRIN.

Rangkaian Acara Sidang Isbat di 96 Lokasi Seluruh Indonesia

Pemerintah tidak hanya mengandalkan angka, namun juga mengerahkan tim untuk melakukan rukyatul hilal di 96 titik strategis dari Aceh hingga Papua.

Rangkaian acara pada 17 Februari 2026 akan dimulai pukul 16.30 WIB dengan agenda sebagai berikut:

  1. Seminar Posisi Hilal: Paparan terbuka dari para ahli astronomi mengenai data perhitungan terkini.
  2. Sidang Isbat Tertutup: Diskusi mendalam antara menteri, ulama, dan perwakilan ormas Islam berdasarkan laporan dari 96 titik pemantauan.
  3. Konferensi Pers Pengumuman: Pengumuman final yang disiarkan langsung melalui media nasional untuk menjadi pedoman seluruh umat Islam.

Abu Rokhmad mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan menunggu hasil resmi dari sidang tersebut sebagai bentuk ketaatan terhadap otoritas yang berwenang.

"Apapun hasilnya, itulah yang akan menjadi pegangan kita bersama," pungkasnya.

           

Network:
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNpos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com