Nasional . 17/02/2026, 17:53 WIB
Penulis : Rizal Husen | Editor : Rizal Husen
$Ushallî$ $sunnatat$ $tarâwîhi$ $rak’ataini$ $mustaqbilal$ $qiblati$ $ma’mûman$ $lillâhi$ $ta’âlâ.$
(Aku niat salat sunah tarawih dua rakaat menghadap kiblat sebagai makmum karena Allah Ta’ala).
$Ushalli$ $sunnatat$ $tarāwīhi$ $rak‘atayni$ $mustaqbilal$ $qiblati$ $adā’an$ $imāman$ $lillāhi$ $ta‘ālā.$
(Aku niat salat sunah tarawih dua rakaat menghadap kiblat sebagai imam karena Allah Ta’ala).
$Ushalli$ $sunnatat$ $tarāwīhi$ $rak‘atayni$ $mustaqbilal$ $qiblati$ $adā’an$ $lillāhi$ $ta‘ālā.$
(Aku niat salat sunah tarawih dua rakaat menghadap kiblat karena Allah Ta’ala).
Secara umum, tata cara salat tarawih dilakukan setiap dua rakaat sekali salam. Berikut adalah urutan ringkasnya untuk setiap dua rakaat:
Ulangi prosedur ini sebanyak jumlah rakaat yang Anda pilih (umumnya 8 atau 20 rakaat), kemudian tutuplah rangkaian ibadah malam Anda dengan salat Witir sebagai pengganjil.
Waktu pelaksanaan salat tarawih dimulai tepat setelah Anda menyelesaikan salat Isya dan berakhir sebelum fajar Subuh menyingsing.
Sangat dianjurkan untuk tidak menunda-nunda agar tidak terlewat waktu utama, terutama bagi Anda yang ingin melanjutkan dengan ibadah tadarus Al-Qur'an setelahnya.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media