Nasional . 17/02/2026, 19:45 WIB
Penulis : Esnoe Faqih Wardhana | Editor : Esnoe Faqih Wardhana
fin.co.id - Kementerian Agama (Kemenag) menggelar Sidang Isbat awal Ramadan 1447 H/2026 M, Selasa, 17 Februari 2026. Sidang isbat berlangsung di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat.
Rangkaian sidang isbat diawali dengan seminar posisi hilal pada pukul 16.30 WIB. Hadir, para pakar astronomi dan ahli falak.
Sidang Isbat dilaksanakan secara tertutup pada pukul 18.30 WIB dan hasilnya diumumkan melalui konferensi pers yang ditayangkan secara streaming lewat Bimas Islam TV.
Dalam konferensi pers tersebut, Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar memastikan bahwa 1 Ramadan 1447 H jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026.
"Disepakati bahwa 1 Ramadan 1447 H jatuh pada hari Kamis 19 Februari 2026. Demikianlah hasil sidang isbat yang baru kita laksanakan dan sepakati Bersama," jelas Menag.
Sidang isbat sendiri merupakan forum yang digelar Pemerintah (Kementerian Agama) untuk menetapkan awal Ramadan, Syawal, dan Zulhijah. Sejak 1950-an, sidang ini diadakan sebagai upaya negara ruang musyawarah berbagai ormas Islam dalam penentuan awal bulan Hijriah.
Melalui musyawarah di sidang isbat, pemerintah mengumpulkan laporan hisab (perhitungan astronomi) dan hasil rukyat (observasi hilal) dari berbagai titik pengamatan.
Giat hari ini dihadiri perwakilan duta besar negara sahabat, Komisi VIII DPR RI, Mahkamah Agung RI, Majelis Ulama Indonesia (MUI), serta para ahli dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) dan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).
Selain itu, hadir pula akademisi Institut Teknologi Bandung (ITB), perwakilan planetarium, anggota Tim Hisab Rukyat Kemenag, pakar falak dari berbagai organisasi kemasyarakatan Islam, serta pimpinan ormas Islam dan pondok pesantren.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media