Nasional . 20/02/2026, 23:53 WIB

Pesan Cak Imin untuk Direksi BPJS Baru: Jangan Biarkan Rakyat Jatuh Miskin!

Penulis : Sigit Nugroho  |  Editor : Sigit Nugroho

fin.co.id - Kabar penting buat kamu yang peduli dengan jaminan kesehatan dan masa depan pekerja! Menko Pemberdayaan Masyarakat, Abdul Muhaimin Iskandar alias Cak Imin, baru saja merombak nakhoda dua lembaga raksasa pelindung rakyat: BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan.

Bertempat di Kantor Kemenko PM, Jakarta Pusat, Jumat (20/2/2026), Cak Imin resmi melantik jajaran Dewan Pengawas dan Direksi baru BPJS periode 2026–2031. Mayjen TNI (Purn) Prihati Pujowaskito kini resmi menjabat sebagai Dirut BPJS Kesehatan, sementara Saiful Hidayat memimpin sebagai Dirut BPJS Ketenagakerjaan.

Perubahan besar ini merujuk pada Keputusan Presiden RI Nomor 17/P dan 18/P Tahun 2026. Cak Imin menegaskan bahwa jabatan ini bukan sekadar posisi mentereng, melainkan amanah konstitusi yang sangat berat untuk melindungi kesejahteraan masyarakat.

Ujung Tombak Kesejahteraan: Target Indonesia Sehat & Produktif

Kenapa pelantikan ini sangat krusial? Karena BPJS adalah "tameng" terakhir masyarakat saat menghadapi risiko hidup. Cak Imin punya visi besar agar rakyat Indonesia tidak hanya bergantung pada bantuan sosial, tapi bisa mandiri secara berkelanjutan dan hidup bermartabat.

Berikut adalah poin-poin krusial yang menjadi tugas pimpinan baru:

  • BPJS Kesehatan: Wajib menjamin masyarakat tidak kehilangan daya ekonomi atau jatuh miskin saat sakit melanda.
  • BPJS Ketenagakerjaan: Harus melindungi pekerja dan keluarga dari risiko PHK, kecelakaan kerja, hingga kematian.
  • Semangat Inpres Nomor 8 Tahun 2025: Menjadikan jaminan sosial sebagai instrumen utama untuk meningkatkan derajat kesehatan nasional.

"Kepada pimpinan baru BPJS Ketenagakerjaan, pimpinan baru BPJS Kesehatan hendaknya menjalankan seluruh amanah konstitusi ini dengan sungguh-sungguh," tegas Cak Imin dalam sambutannya.

Siapa Saja Nakhoda Baru BPJS 2026-2031?

Buat kamu yang ingin tahu siapa saja pengambil kebijakan di balik layanan kesehatan dan ketenagakerjaan kita, berikut adalah susunan intinya:

Direksi BPJS Ketenagakerjaan:

Dipimpin oleh Saiful Hidayat sebagai Direktur Utama, didampingi oleh jajaran Direktur yakni Ihsanuddin, Harjono Siswanto, Agung Nugroho, Trisna Sonjaya, Eko Purnomo, dan Bambang Joko Sutarto. Dedi Hardianto resmi menjabat sebagai Ketua Dewan Pengawas.

Direksi BPJS Kesehatan:

Prihati Pujiwaskito resmi menakhodai lembaga ini sebagai Direktur Utama. Ia dibantu oleh para Direktur seperti Abdi Kurniawan Purba, Akmal Budi Yulianto, Bayu Teja Muliawan, Fatih Waluyo Wahid, Setiaji, Vetty Yulianty Permanasari, dan Sutopo Patria Jati. Stevanus Adrianto Passat menjabat sebagai Ketua Dewan Pengawas.

Menariknya, sosok populer seperti dr. Lula Kamal juga bergabung dalam jajaran Dewan Pengawas BPJS Kesehatan dari unsur tokoh masyarakat. Kehadiran wajah-wajah baru ini diharapkan membawa angin segar agar pelayanan jaminan sosial kita makin responsif dan antiribet! (*)

           

Network:
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNpos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com