Hamas Terbuka pada Pasukan Perdamaian Gaza, Tapi Tolak Campur Tangan Urusan Internal!

news.fin.co.id - 21/02/2026, 18:52 WIB

Hamas Terbuka pada Pasukan Perdamaian Gaza, Tapi Tolak Campur Tangan Urusan Internal!

fin.co.id - Hamas mengaku terbuka dalam menyikapi rencana masuknya pasukan penjaga perdamaian internasional di Gaza. Namun, juru bicara Hamas, Hazem Qassem, mengatakan, pihaknya menolak campur tangan apa pun dalam "urusan internal" wilayah tersebut.

“Posisi kami mengenai pasukan internasional jelas,” kata Qassem kepada kantor berita AFP.

“Kami menginginkan pasukan penjaga perdamaian yang memantau gencatan senjata, memastikan pelaksanaannya, dan bertindak sebagai penyangga antara tentara pendudukan dan rakyat kami di Jalur Gaza, tanpa campur tangan dalam urusan internal Gaza,” lanjutnya.

Pada pertemuan perdana "Dewan Perdamaian" Presiden AS Donald Trump di Washington pada hari Kamis, diumumkan bahwa sejumlah negara akan mengirimkan pasukan ke Pasukan Stabilisasi Internasional (ISF) yang baru dibentuk untuk Gaza.

Advertisement

Maroko telah mengumumkan kesediaannya untuk mengirim polisi serta tantara untuk bergabung dalam misi ISF di Gaza.

Sementara komandan pasukan Amerika, Mayor Jenderal Jasper Jeffers, mengatakan bahwa Albania, Indonesia, Kazakhstan, dan Kosovo juga akan mengirimkan pasukan.

ISF ditargetkan memiliki 20.000 personel tantara dan polisi. Indonesia telah menyatakan kesediaannya untuk mengirim hingga 8.000 pasukan.

Perekrutan Personel Polisi di Gaza

Nickolay Mladenov, yang ditunjuk sebagai perwakilan tinggi untuk Gaza oleh Amerika Serikat, mengumumkan pada pertemuan Dewan Perdamaian dimulainya perekrutan untuk pasukan polisi pasca-Hamas di Gaza.

“Melatih pasukan polisi Palestina dalam kerangka nasional mereka bukanlah masalah, jika tujuannya adalah untuk menjaga keamanan internal di Jalur Gaza dan menghadapi kekacauan yang ingin diciptakan oleh pendudukan dan milisinya,” tambah Qassem.

Dewan Perdamaian dibentuk setelah pemerintahan Trump, dengan mediator lama Qatar dan Mesir, menegosiasikan gencatan senjata pada bulan Oktober untuk menghentikan perang dahsyat selama dua tahun antara Israel dan Hamas di Gaza.

Esnoe Faqih Wardhana
Esnoe Faqih Wardhana
Penulis

Penulis FIN.CO.ID