Nasional . 22/02/2026, 17:07 WIB

Fakta-Fakta di Balik Kabar Mitra Makan Bergizi Gratis Raup Untung Rp1,8 Miliar

Penulis : Gatot Wahyu  |  Editor : Gatot Wahyu

fin.co.id - Viral di media sosial, sebuah video menampilkan klaim Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto yang menyebut mitra program Makan Bergizi Gratis (MBG) bisa meraup keuntungan bersih hingga Rp1,8 miliar per tahun.

Menanggapi hal tersebut, Badan Gizi Nasional (BGN) memberikan klarifikasi tegas. Wakil Kepala BGN Bidang Operasional, Sony Sonjaya, menyatakan narasi tersebut merupakan bentuk disinformasi yang tidak sesuai dengan fakta teknis maupun skema pembiayaan resmi program MBG.

Menurut Sony, angka Rp1,8 miliar yang beredar bukanlah keuntungan bersih (net profit), melainkan estimasi pendapatan kotor maksimal (gross revenue).

Perhitungannya berasal dari: Rp6 juta per hari operasional lalu dikalikan 313 hari kerja (libur Minggu), sehingga total sekitar Rp1,87 miliar per tahun.

Namun angka tersebut masih harus dikurangi berbagai komponen biaya seperti: Investasi awal, Biaya operasional harian, Pemeliharaan fasilitas, Depresiasi aset, dan Risiko usaha lainnya.

“Rp1,8 miliar bukan keuntungan bersih, melainkan pendapatan sebelum dikurangi seluruh biaya,” tegas Sony.

BGN juga menjelaskan bahwa mitra Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) wajib memenuhi standar teknis ketat sesuai Petunjuk Teknis 401.1 Tahun 2026.

Estimasi investasi awal yang harus disiapkan mitra berkisar antara Rp2,5 miliar hingga Rp6 miliar, tergantung lokasi seperti Jakarta, Bali, Batam, atau Papua.

Rincian kebutuhan investasi meliputi:

  • Lahan 500–800 meter persegi
  • Dapur industri ±400 meter persegi
  • 8–10 unit AC
  • 16 titik CCTV
  • Instalasi listrik 3 phase
  • Sistem filtrasi air standar air minum
  • Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL)
  • Lantai granit atau epoksi antibakteri
  • Ruang kantor dan tempat tinggal karyawan
  • Peralatan masak skala industri
  • Pelatihan tenaga relawan
  • Sertifikat Laik Hygiene dan Sanitasi (SLHS)
  • Sertifikasi halal

Dengan kebutuhan modal sebesar itu, BGN menilai klaim keuntungan bersih Rp1,8 miliar per tahun tidak realistis.

BGN juga menepis isu yang mengaitkan kepemilikan dapur mitra dengan partai politik tertentu. Sony menegaskan program MBG dirancang murni untuk peningkatan gizi masyarakat, bukan untuk kepentingan politik mana pun.

Isu penggelembungan harga bahan baku pun disebut sebagai asumsi yang tidak memiliki bukti konkret.

BGN menegaskan komitmennya terhadap transparansi dan akuntabilitas program MBG. Pemerintah memastikan seluruh mitra menjalankan standar operasional ketat demi menjamin kualitas layanan dan keamanan pangan bagi penerima manfaat.

Dengan klarifikasi ini, masyarakat diharapkan lebih bijak dalam menyikapi informasi yang beredar, terutama yang belum diverifikasi kebenarannya.

           

Network:
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNpos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com