Nasional . 24/02/2026, 16:12 WIB
Penulis : Rizal Husen | Editor : Rizal Husen
Dalam satu gerbong tersedia 93 kursi.
Jumlah ini dinilai optimal untuk menjaga keseimbangan antara daya angkut dan kenyamanan ruang gerak.
Tampilan kabin diperbarui dengan nuansa yang lebih bersih dan segar dibandingkan kereta ekonomi generasi sebelumnya.
Pencahayaan dan tata ruang dirancang agar terasa lebih lapang.
Dari sisi tarif, KA Ekonomi Kerakyatan diposisikan di antara kelas subsidi (PSO) dan Ekonomi Reguler.
Artinya, harga tiketnya sedikit lebih tinggi dari kereta bersubsidi, namun tetap lebih terjangkau dibandingkan kelas ekonomi komersial reguler.
Strategi ini menjadikan layanan tersebut sebagai alternatif ideal bagi keluarga yang ingin mudik nyaman tanpa membebani anggaran perjalanan.
Peluncuran KA Ekonomi Kerakyatan menegaskan komitmen KAI dalam menghadirkan layanan transportasi yang inklusif dan berkualitas.
Tidak hanya fokus pada kapasitas, tetapi juga pada pengalaman perjalanan.
Mudik bukan sekadar sampai di kampung halaman, tetapi juga tentang menikmati perjalanan dengan aman, nyaman, dan terjangkau.
Dengan inovasi dari Balai Yasa Manggarai serta peningkatan fasilitas yang signifikan, KA Ekonomi Kerakyatan diprediksi menjadi salah satu primadona pada Angkutan Lebaran 2026.
Anda yang berencana mudik tahun depan, layanan ini bisa menjadi opsi cerdas: nyaman, modern, dan tetap hemat.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media