Nasional . 24/02/2026, 12:45 WIB
Penulis : Ari Nur Cahyo | Editor : Ari Nur Cahyo
Konfirmasi Digital: Setelah mengisi data dengan lengkap, Anda akan menerima bukti pemesanan melalui e-mail. Anda juga bisa langsung mengunduh bukti tersebut dalam format PDF.
Panduan Lengkap Cara Pesan di Laman PINTAR
Agar proses pendaftaran berjalan lancar dan Anda tidak kehabisan kuota, ikuti langkah-langkah sistematis berikut ini:
Masuk ke Situs: Akses laman pintar.bi.go.id. Harap bersabar jika situs memuat halaman antrean karena trafik yang sangat tinggi.
Tentukan Lokasi: Pilih menu penukaran uang melalui kas keliling. Masukkan nama provinsi tujuan Anda, lalu klik tombol "Lihat Lokasi".
Pilih Jadwal: Pilih titik lokasi kas keliling yang paling dekat dengan posisi Anda, kemudian tentukan jam operasional penukaran yang tersedia.
Isi Data Diri: Masukkan NIK, nama lengkap sesuai KTP, nomor telepon aktif, dan alamat e-mail yang valid. Pastikan tidak ada kesalahan ketik pada bagian ini.
Detail Penukaran: Masukkan nominal uang Rupiah yang ingin Anda tukarkan sesuai dengan limit yang ditentukan BI.
Verifikasi Keamanan: Masukkan kode captcha yang muncul di layar dengan benar, lalu klik tombol "Pesan".
Simpan Bukti: Klik tombol unduh untuk mendapatkan bukti pemesanan. Bukti ini sangat penting sebagai tiket masuk saat mendatangi mobil kas keliling.
Syarat Wajib Saat Mendatangi Kas Keliling
Memiliki bukti pemesanan saja tidak cukup. Saat hari pelaksanaan penukaran, masyarakat harus mematuhi protokol dan syarat fisik agar petugas dapat memproses permintaan Anda.
Pertama, Anda wajib membawa KTP asli yang identitasnya cocok dengan data pada bukti pemesanan. Petugas akan melakukan verifikasi fisik secara ketat. Kedua, tunjukkan bukti pemesanan dalam bentuk cetak maupun digital di layar ponsel kepada petugas.
Ketiga, siapkan uang tunai dalam jumlah yang pas sesuai dengan pesanan Anda. BI menghimbau masyarakat untuk memilah uang berdasarkan pecahan dan tahun emisi. Penting untuk diingat, jangan menyatukan uang menggunakan staples (isi hekter), karena dapat merusak fisik uang dan menghambat proses penghitungan oleh mesin atau petugas.
Melalui persiapan yang matang dan penggunaan layanan digital PINTAR, Bank Indonesia berharap distribusi uang layak edar untuk kebutuhan Lebaran tahun ini berjalan lebih tertib, aman, dan nyaman bagi seluruh masyarakat Indonesia.(*).
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media