Nasional . 24/02/2026, 17:04 WIB

Kemenag Siapkan 6.859 Masjid Jadi Posko Transit Gratis Pemudik Lebaran 2026

Penulis : Mihardi  |  Editor : Mihardi

fin.co.id – Kementerian Agama (Kemenag) menyiapkan 6.859 masjid di berbagai daerah sebagai lokasi singgah gratis bagi pemudik Lebaran 2026. Program ini digagas Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam melalui Ekspedisi Masjid Indonesia 2026.

Skema tersebut direncanakan berjalan sejak H-7 hingga H+7 Idul Fitri. Masjid-masjid yang berada di jalur mudik akan difungsikan sebagai tempat transit yang beroperasi selama 24 jam.

Gagasan ini mencuat dalam pertemuan antara Menteri Agama (Menag) Nazaruddin Umar dan Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi di Jakarta, Senin, 23 Februari 2026, sebagai bagian dari penguatan kolaborasi lintas kementerian demi menciptakan mudik yang aman dan nyaman.

Nasaruddin menyampaikan, koordinasi internal terus dilakukan dari tingkat pusat hingga Kantor Urusan Agama (KUA) kecamatan guna memastikan kesiapan fasilitas. Masjid yang terlibat diharapkan menyediakan ruang istirahat, toilet bersih, air wudhu, ruang laktasi jika memungkinkan, air minum, layanan pengisian daya ponsel gratis, serta area parkir aman tanpa pungutan biaya.

Bagi pemudik yang masih menjalankan ibadah puasa Ramadan, pengelola masjid juga diimbau menyiapkan takjil. Pada malam hari, minuman hangat dianjurkan tersedia agar pengemudi dapat memulihkan stamina sebelum melanjutkan perjalanan.

“Beristirahat sejenak bisa menyelamatkan nyawa, mencegah musibah karena kalau. Supirnya, ngantuk, dan nanti nabrak, kecelakaan banyak bisa terjadi,” katanya.

Tingginya penggunaan kendaraan pribadi dan sepeda motor, khususnya di jalur Pantura, Trans Jawa, dan Trans Sumatra, membuat faktor kelelahan pengemudi menjadi perhatian serius. Karena itu, masjid dinilai memiliki posisi strategis bukan hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga ruang pelayanan publik bagi para pemudik.

Untuk memudahkan identifikasi, masjid peserta program akan diberi penanda khusus di jalur utama sehingga pemudik dapat singgah tanpa kebingungan.

Tak hanya masjid, sejumlah rumah ibadah lain juga dilibatkan di beberapa daerah, termasuk gereja di wilayah Sumatera Utara dan kawasan Indonesia Timur. Pendekatan ini menegaskan bahwa rumah ibadah merupakan ruang kemanusiaan yang terbuka bagi siapa pun tanpa memandang latar belakang agama.

“Adanya program ini, dapat meniru masjid nabi, masjid juga menerima tamu baik muslim dan non muslim, jangan ada diskriminasi. Masjid harus jadi rumah besar kemanusiaan, dan sebagai strategi yang membantu kesuksesan manajemen mudik Lebaran,” pungkas Menag.

Sementara itu, Menhub memaparkan pihaknya memproyeksikan sekitar 143 juta orang akan melakukan perjalanan mudik tahun ini. Kementerian Perhubungan juga menyiapkan masjid sebagai titik singgah, sehingga diperlukan sinkronisasi data dengan Kemenag agar pelaksanaan di lapangan berjalan efektif dan terpadu.

Moh Purwadi/Disway 

           

Network:
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNpos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com