Internasional . 25/02/2026, 23:28 WIB
Penulis : Esnoe Faqih Wardhana | Editor : Esnoe Faqih Wardhana
fin.co.id - Pemerintah Australia telah mengimbau keluarga diplomat Australia di Israel dan Lebanon untuk meninggalkan kedua negara Timur Tengah tersebut.
Menurut Kementerian Luar Negeri Australia, imbauan itu dikeluarkan dengan alasan memburuknya situasi keamanan di kawasan tersebut.
"Pemerintah juga menawarkan kepindahan sukarela kepada keluarga diplomat Australia di Uni Emirat Arab, Yordania, dan Qatar," kata kementerian tersebut melalui akun resmi X, Rabu, 25 Februari 2026.
"Pemerintah Australia terus menyarankan warganya di Israel dan Lebanon untuk mempertimbangkan kepindahan selagi opsi komersial masih tersedia," lanjut pernyataan Kementerian Luar Negeri Australia.
Pengumuman tersebut disampaikan dalam serangkaian unggahan di akun Smartraveller X milik Kementerian Luar Negeri.
Seperti diketahui, Presiden AS Donald Trump memaparkan alasannya untuk kemungkinan serangan terhadap Iran dalam pidato kenegaraannya di Kongres pada Selasa, 24 Februari 2026.
Trump mengatakan, bahwa ia tidak akan membiarkan negara pendukung terorisme terbesar di dunia itu memiliki senjata nuklir.
Iran dan Amerika Serikat melanjutkan negosiasi awal bulan ini seiring Washington meningkatkan kemampuan militer di Timur Tengah.
Iran sendiri telah mengancam akan menyerang pangkalan AS di kawasan itu jika diserang, tetapi diplomat utama Teheran mengatakan pada hari Selasa bahwa kesepakatan dengan AS "dapat dicapai" jika diplomasi diprioritaskan.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media