Nasional . 25/02/2026, 23:40 WIB
Penulis : Esnoe Faqih Wardhana | Editor : Esnoe Faqih Wardhana
fin.co.id - Di bulan suci Ramadan, kasus dugaan keracunan menu Makan Bergizi Gratis (MBG) masih terus terjadi. Dilaporkan 33 orang yang terdiri dari lima balita, 14 anak, satu orang lansia dan 13 orang dewasa dilaporkan mengalami gejala keracunan makanan atau alergi makanan.
Persitiwa ini terjadi di Kabupaten Tulang Bawang, Provinsi Lampung, Selasa, 24 Februari 2026. Puluhan orang itu mengalami mual, muntah dan buang air besar berkali-kali.
Dilaporkan Antara, para korban mengalami keracunan setelah menyantap telur asin yang ada dalam paket MBG yang disajikan oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Menggala Tengah, bersama menu lainnya, yakni roti buatan sendiri, wafer, dan jeruk.
Puluhan warga yang mengalami keracunan ataupun alergi makanan tersebut dirawat di RSUD Menggala, dan kini pemeriksaan sampel makanan masih dilakukan oleh BPOM untuk memastikan penyebab kejadian tersebut.
Ketua Pelaksana Satgas MBG Provinsi Lampung, Saipul mengatakan, saat ini operasional SPPG Menggala Tengah ditutup sementara setelah terjadi kasus keracunan.
"Kami sudah mendapatkan laporan bahwa dapur SPPG tersebut ditutup sementara sampai waktu tidak ditentukan," ujar Saipul, Rabu, 25 Februari 2026.
Menurutnya, penutupan tersebut berlangsung hingga kegiatan evaluasi, pengawasan dan pengecekan kesiapan selesai dilaksanakan.
"Di sana nanti kami periksa lagi apakah semua standar operasional prosedur (SOP) yang ada dipatuhi," katanya.
Dia menjelaskan saat ini pihaknya masih memeriksa kepemilikan sertifikat laik higiene sanitasi (SLHS) oleh SPPG tersebut.
"Kami akan lakukan pemeriksaan lagi di SPPG tersebut, yang pasti sudah dilakukan koordinasi dan penanganan kepada korban serta SPPG yang bersangkutan," tambahnya.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media