Nasional . 25/02/2026, 18:58 WIB
Penulis : Derry Sutardi | Editor : Derry Sutardi
Rekayasa lalu lintas ini diterapkan untuk mengantisipasi lonjakan volume kendaraan selama musim mudik Lebaran 2026.
Setiap tahun, jutaan kendaraan bergerak serentak dari wilayah Jabodetabek menuju Jawa Tengah, Jawa Timur, hingga Sumatera. Tanpa pengaturan khusus, kepadatan ekstrem sulit dihindari.
Melalui kombinasi one way, contraflow, dan ganjil genap, pemerintah berharap distribusi arus kendaraan menjadi lebih merata dan risiko kemacetan panjang dapat ditekan.
Tips Agar Perjalanan Mudik Lebih Lancar
Agar perjalanan lebih nyaman, pemudik disarankan:
Memantau informasi resmi dari Kementerian Perhubungan dan Korlantas Polri
Mengecek kesesuaian pelat nomor dengan aturan ganjil genap
Mengatur waktu keberangkatan di luar puncak arus
Memastikan kondisi kendaraan prima sebelum perjalanan jauh
Perencanaan matang menjadi kunci agar perjalanan mudik tidak terhambat rekayasa lalu lintas yang sedang berlangsung.
Catat Jadwalnya, Jangan Sampai Salah Wakt u
Dengan jadwal yang sudah diumumkan jauh hari, masyarakat diharapkan bisa merencanakan perjalanan lebih baik.
Rekayasa lalu lintas bukan untuk membatasi mobilitas, melainkan untuk memastikan perjalanan mudik dan arus balik Lebaran 2026 berlangsung lebih aman, tertib, dan nyaman bagi semua pengguna jalan.
Jangan lupa catat tanggalnya dan sesuaikan rencana perjalanan Anda agar terhindar dari kepadatan yang tidak perlu. (*)
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media