Pendidikan . 25/02/2026, 15:52 WIB
Penulis : Derry Sutardi | Editor : Derry Sutardi
Sudah saatnya kita memandang pendidikan bukan sebagai ajang lomba cepat-cepatan. Pendidikan adalah perjalanan perkembangan yang menghargai perbedaan ritme belajar, karakter, dan cara kerja otak setiap anak.
Anak yang tumbuh sesuai tahapannya akan lebih percaya diri, fokus, dan bahagia. Dan anak yang bahagia cenderung memiliki motivasi belajar yang lebih kuat.
Menyelamatkan anak laki-laki di usia tujuh tahun bukan berarti menunda masa depan mereka. Justru, itu adalah bentuk penghormatan terhadap proses tumbuh kembang sebagai manusia seutuhnya.
Pada akhirnya, tujuan pendidikan bukan sekadar mencetak anak yang cepat membaca atau pandai berhitung. Lebih dari itu, pendidikan bertujuan membentuk pribadi yang sehat secara emosional, sosial, dan intelektual. Bukankah itu esensi sejati dari pendidikan? (*)
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media