Viral . 26/02/2026, 20:08 WIB

DRAMA Suheni Teriak Lurah Minta ‘DIKELONI’ Selesai, Lurah Taslim Minta Maaf, Ini FAKTA SEBENARNYA

Penulis : Rizal Husen  |  Editor : Rizal Husen

Isu Dugaan Jatah & Desakan Investigasi

Sebelumnya sempat beredar kabar adanya permintaan “jatah” agar warung tidak dimasukkan dalam daftar penertiban. Isu tersebut memicu desakan agar dilakukan investigasi menyeluruh.

Meskipun narasi tersebut sempat mencoreng integritas perangkat desa, Kepala Desa Kaladawa saat itu, H. Taslikhin, memastikan persoalan telah diselesaikan melalui musyawarah.

Mayoritas pemilik bangunan, yakni 12 dari 18 orang, disebut membongkar sendiri lapaknya tanpa paksaan.

Beberapa poin penting terkait penertiban:

  • Sudah ada tiga kali surat peringatan sebelum pembongkaran
  • Bertujuan menjalankan aturan Kementerian PUPR
  • Untuk menjaga kelancaran irigasi dan ketertiban lingkungan

Penertiban dilakukan terhadap 18 bangunan semi permanen yang berdiri di bantaran sungai dan melanggar aturan garis sempadan.

Khusus untuk kasus Suheni, pemerintah desa melakukan pendekatan persuasif guna meredam konflik.

Klarifikasi tersebut diharapkan mampu membersihkan nama baik Lurah Taslim dan menghentikan spekulasi liar yang berkembang.

Lurah Taslim juga menunjukkan iktikad baik dengan menemui Suheni dan berupaya mencari solusi atas kerugian yang dialami.

DRAMA Suheni Teriak Lurah Minta ‘DIKELONI’ Selesai, Lurah Taslim Minta Maaf, Ini FAKTA SEBENARNYA

           

Network:
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNpos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com