Nasional . 27/02/2026, 16:06 WIB
Penulis : Mihardi | Editor : Mihardi
fin.co.id - Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menegaskan tidak ada pengurangan anggaran pendidikan untuk mendanai program Makan Bergizi Gratis (MBG). Ia menyampaikan, Presiden Prabowo Subianto justru menambah dan merinci alokasi anggaran agar lebih fokus pada siswa, sekolah, dan guru.
“Tidak ada program pendidikan yang dikurangi atau tidak berjalan. Semuanya berjalan, dilanjutkan, bahkan ditambah dan dibuat lebih detail,” ujar Teddy di Kompleks Istana Kepresidenan, Jumat, 27 Februari 2026.
Teddy juga membantah adanya penghentian program strategis pendidikan dari periode sebelumnya. Menurutnya, seluruh program tetap berjalan dan bahkan diperkuat.
Ia menekankan bahwa program Makan Bergizi Gratis dirancang untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia sejak jenjang PAUD hingga SMA sederajat, agar proses belajar siswa lebih optimal.
Terkait anggaran, Teddy menjelaskan bahwa postur pendidikan untuk tahun 2026 telah disepakati bersama DPR dan pemerintah pada September tahun lalu, termasuk rincian penggunaan dan peruntukannya.
Beberapa program yang tetap berjalan antara lain Kartu Indonesia Pintar dan Program Indonesia Pintar.
Sementara itu, Prabowo menambahkan program baru bernama Sekolah Rakyat, yang ditujukan bagi anak-anak putus sekolah atau yang belum pernah mengenyam pendidikan. Dalam program tersebut, siswa tidak hanya mendapatkan pendidikan, tetapi juga penginapan, makanan bergizi, dan jaminan kesehatan.
Menurut Teddy, dalam satu tahun terakhir program ini telah menjangkau hampir 16.000 hingga 22.000 siswa di 166 sekolah, dan tahun ini direncanakan pembangunan 100 sekolah tambahan.
Anisha Aprilia/Disway
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media