Megapolitan . 27/02/2026, 12:06 WIB
Penulis : Mihardi | Editor : Mihardi
fin.co.id - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung Wibowo berencana membentuk program Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) tingkat daerah. Skema yang disiapkan akan mengadopsi konsep Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) nasional yang selama ini memberikan beasiswa studi lanjut bagi putra-putri Indonesia.
Pramono berharap program LPDP Jakarta dapat mulai direalisasikan pada tahun anggaran 2027. Melalui inisiatif tersebut, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta ingin membuka akses pendidikan gratis ke luar negeri bagi warga berprestasi.
“Saya berharap mudah-mudahan tahun depan sudah bisa mulai untuk LPDP Jakarta,” ujar Pramono di Gedung Dinas Pendidikan (Disdik) DKI Jakarta, dikutip Jumat, 27 Februari 2026.
Ia menjelaskan, saat ini wacana pembentukan LPDP Jakarta telah memasuki tahap pembahasan teknis. Pemprov DKI Jakarta juga telah berkoordinasi dengan pengelola LPDP nasional guna memastikan skema yang dirancang dapat berjalan optimal dan tepat sasaran.
Beberapa waktu lalu, Direktur Utama LPDP, Dwi Larso, turut berkunjung ke Balai Kota Jakarta untuk membahas rencana pelaksanaan program tersebut.
Pramono mengungkapkan, awalnya LPDP Jakarta ditargetkan meluncur pada tahun ini. Namun, rencana tersebut tertunda akibat pemotongan Dana Bagi Hasil (DBH) oleh pemerintah pusat yang mencapai Rp15 triliun.
“Karena ada pemotongan itu, kemudian kami mencari cara bagaimana membuat agar Jakarta ini bisa mempunyai LPDP yang ditentukan, diatur oleh Jakarta sendiri. Alhamdulillah sudah ada jalan keluar,” ujar pria yang akrab disapa Mas Pram itu.
Pada tahap awal, Pemprov DKI menargetkan dapat memberangkatkan sedikitnya 100 peserta untuk melanjutkan studi ke luar negeri melalui program LPDP Jakarta. Program ini tidak hanya diperuntukkan bagi lulusan baru, tetapi juga terbuka bagi berbagai kelompok usia yang ingin melanjutkan pendidikan.
Pramono berharap, LPDP Jakarta dapat melahirkan generasi unggul yang mampu bersaing di tingkat global dan memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan ibu kota.
“Kalau bisa tahun depan sekurang-kurangnya kita bisa memberangkatkan 100 orang LPDP,” pungkasnya.
Cahyono/Disway
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media