Nasional . 27/02/2026, 19:11 WIB
Penulis : Derry Sutardi | Editor : Derry Sutardi
Rinciannya sebagai berikut:
35.000 unit Mahindra Scorpio Pik Up dipasok oleh Mahindra
35.000 unit Yodha Pick Up dari Tata Motors
35.000 unit truk Ultra T.7 dari Tata Motors
Total anggaran pembelian kendaraan tersebut mencapai sekitar Rp24,66 triliun.
Harga 50% Lebih Murah Berkat AIFTA
Joao Angelo De Sousa Mota mengungkapkan bahwa pihaknya mendapatkan harga kendaraan hingga 50% lebih murah dibandingkan model sejenis di pasar domestik.
Skema harga kompetitif tersebut diperoleh melalui perjanjian dagang multilateral ASEAN–India Free Trade Area (AIFTA), yang memungkinkan pengurangan atau penghapusan bea masuk untuk produk tertentu.
Menurut Joao, kebijakan impor ini membuat perusahaan mampu menghemat anggaran hingga Rp46,5 triliun.
Agrinas Pangan sendiri telah membayarkan uang muka (down payment) sebesar 30% kepada produsen asal India tersebut sebagai bagian dari kontrak pengadaan.
Target 80.000 Gerai Kopdes Sebelum Akhir 2026
Pengadaan armada besar-besaran ini disebut mendesak karena Agrinas Pangan tengah mempercepat pembangunan gerai koperasi desa di seluruh Indonesia.
Joao menyampaikan bahwa saat ini pihaknya telah membangun sekitar 30.712 gerai Kopdes Merah Putih. Dari jumlah tersebut, sebanyak 1.357 gerai sudah berdiri dan siap segera dioperasikan.
Perusahaan menargetkan pembangunan 80.000 gerai Kopdes Merah Putih dapat selesai sebelum akhir 2026.
“Suplai kendaraan menjadi mendesak karena percepatan pembangunan gerai sedang berlangsung,” ujar Joao.
Program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih dirancang untuk memperkuat ekonomi desa melalui sistem distribusi yang lebih tertata dan terintegrasi.
Dengan dukungan kendaraan operasional dalam jumlah besar, koperasi diharapkan mampu:
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media