Internasional . 28/02/2026, 13:09 WIB
Penulis : Esnoe Faqih Wardhana | Editor : Esnoe Faqih Wardhana
fin.co.id - Presiden AS Donald Trump mengisyaratkan bahwa ia mungkin mempertimbangkan untuk campur tangan, karena Pakistan dan Afghanistan terus terlibat dalam bentrokan perbatasan yang mematikan.
“Ya, saya akan melakukannya. Saya bergaul dengan Pakistan, seperti yang Anda ketahui, dengan sangat baik,” kata Trump, memuji kepemimpinan negara tersebut, Jumat, 27 Februari 2026.
“Anda memiliki perdana menteri yang hebat. Anda memiliki jenderal yang hebat di sana. Saya pikir Pakistan melakukan pekerjaan yang luar biasa,” lanjutnya.
Ketegangan meningkat antara kedua negara setelah Kabul melancarkan serangan perbatasan terhadap Pakistan pada hari Kamis, memicu serangan udara oleh Islamabad di dalam wilayah Afghanistan.
Sementara itu, pemerintah Afghanistan mengaku ingin menyelesaikan masalah dengan Pakistan melalui "dialog dan perdamaian".
"Kami telah berulang kali menekankan solusi damai dan masih menginginkan masalah ini diselesaikan melalui dialog," kata juru bicara pemerintah Afghanistan, Zabihullah Mujahid.
Menurutnya, Pakistan tidak menunjukkan kemauan untuk menyelesaikan masalah melalui dialog.
Mujahid menolak tuduhan Islamabad, bahwa Taliban Pakistan menggunakan wilayah Afghanistan untuk melakukan serangan di dalam negeri.
Ditambahkan Mujahid, Kabul tetap berpegang pada komitmennya untuk tidak mengizinkan individu atau kelompok mana pun menggunakan wilayahnya untuk melawan negara mana pun.
“Perang internal Pakistan sepenuhnya merupakan masalah internalnya dan bukan masalah baru,” katanya.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media