Internasional . 02/03/2026, 07:13 WIB
Penulis : Afdal Namakule | Editor : Afdal Namakule
fin.co.id - Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan bahwa sembilan kapal angkatan laut Iran telah ditenggelamkan dalam operasi militer terhadap negara tersebut. Pernyataan itu disampaikan Trump pada Minggu 1 Marer 2026 melalui unggahan di platform X.
“Saya baru saja diberitahu bahwa kami telah menghancurkan dan menenggelamkan 9 Kapal Angkatan Laut Iran, beberapa di antaranya relatif besar dan penting,” tulis Trump.
Ia juga menyebut bahwa markas besar angkatan laut Iran telah “sebagian besar dihancurkan” dalam serangan terpisah.
Trump menegaskan operasi militer akan terus berlanjut. “Kita akan mengejar sisanya, mereka juga akan segera mengapung di dasar laut!” lanjutnya.
Sebelumnya pada hari yang sama, pejabat Komando Pusat Amerika Serikat (CENTCOM) menyatakan sebuah korvet kelas Jamaran milik Iran dihantam pasukan AS pada tahap awal Operasi Epic Fury.
“Kapal tersebut saat ini sedang tenggelam ke dasar Teluk Oman di dermaga Chah Bahar,” demikian pernyataan CENTCOM.
Dalam pernyataan itu juga disampaikan pesan yang dikaitkan dengan Presiden AS agar anggota angkatan bersenjata Iran, IRGC, dan kepolisian harus menyerah.
“Harus meletakkan senjata Anda, dan inggalkan kapal.” demikian pernyataan tersebut.
Dalam operasi tempur tersebut, tiga personel militer Amerika Serikat dilaporkan tewas. Selain itu, lima lainnya mengalami luka parah, menurut keterangan pejabat CENTCOM pada Minggu.
Di sisi lain, CENTCOM juga mengumumkan bahwa pesawat pembom siluman B-2 milik AS menyerang rudal balistik Iran yang diperkuat menggunakan bom seberat 2.000 pon pada Sabtu malam.
Militer AS turut membantah klaim dari Korps Garda Revolusi Islam yang menyebut telah menghantam kapal induk USS Abraham Lincoln dengan rudal balistik.
"Lincoln tidak terkena. Rudal yang diluncurkan bahkan tidak mendekati sasaran," tulis CENTCOM dalam unggahan di X.
Mereka menambahkan bahwa kapal induk tersebut tetap menjalankan operasi udara untuk mendukung kampanye militer yang disebut bertujuan menghilangkan ancaman dari rezim Iran.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media