Internasional . 02/03/2026, 07:13 WIB
Penulis : Afdal Namakule | Editor : Afdal Namakule
Gugus tempur kapal induk Lincoln disebut menjadi satu dari dua gugus tempur kapal induk AS yang dikerahkan ke kawasan tersebut. Selain Lincoln, kapal induk USS Gerald R. Ford juga berada di wilayah yang sama sebagai bagian dari peningkatan kekuatan militer AS terbesar di Timur Tengah dalam satu generasi.
Serangan militer AS dan sekutunya dimulai Sabtu pukul 01.15 waktu setempat, menurut pejabat CENTCOM. Operasi itu diklaim bertujuan melumpuhkan “aparat keamanan rezim Iran, dengan memprioritaskan lokasi yang menimbulkan ancaman langsung.”
Target utama mencakup fasilitas komando dan kendali Korps Garda Revolusi Islam, sistem pertahanan udara Iran, lokasi peluncuran rudal dan drone, serta lapangan terbang militer.
Kompleks kediaman Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei juga menjadi sasaran. Seorang pejabat senior Israel kepada Reuters menyebut Khamenei tewas dalam serangan tersebut. Trump kemudian mengonfirmasi kabar itu melalui unggahan di Truth Social pada Sabtu, dan menyebut momen tersebut sebagai “kesempatan terbesar bagi rakyat Iran untuk merebut kembali negara mereka.”
Sementara itu, menurut laporan Palang Merah Iran, sedikitnya 201 orang dilaporkan tewas dan lebih dari 700 lainnya mengalami luka-luka di berbagai wilayah Iran akibat rangkaian serangan tersebut.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media