Nasional . 03/03/2026, 14:54 WIB
Penulis : Sahroni | Editor : Sahroni
fin.co.id - Cara Sholat Gerhana Bulan menjadi informasi yang paling banyak dicari menjelang fenomena Gerhana Bulan Total pada 3 Maret 2026.
Peristiwa langit yang dapat disaksikan dari seluruh wilayah Indonesia ini bukan hanya menarik secara ilmiah, tetapi juga sarat makna spiritual bagi umat Islam.
Langit senja pada awal Maret nanti diprediksi menghadirkan pemandangan istimewa. Bulan perlahan berubah warna menjadi kemerahan, fenomena yang populer disebut Blood Moon.
Berdasarkan keterangan resmi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gerhana dapat diamati dengan baik selama cuaca cerah dan minim polusi cahaya.
Secara ilmiah, warna merah itu muncul akibat pembiasan serta hamburan cahaya Matahari oleh atmosfer Bumi. Namun dalam ajaran Islam, gerhana bukan sekadar peristiwa astronomi.
Ia merupakan tanda kebesaran Allah SWT dan momentum untuk memperbanyak doa, istighfar, serta ibadah.
Karena itu, memahami Cara Sholat Gerhana Bulan menjadi bagian penting dalam menyambut fenomena ini.
Mengacu pada data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika, fase Gerhana Bulan Total berlangsung pada:
Masyarakat disarankan mencari lokasi pengamatan yang terbuka dan bebas gangguan cahaya agar dapat menikmati momen ini secara maksimal.
Mayoritas ulama sepakat bahwa sholat gerhana bulan hukumnya sunnah muakkad atau sangat dianjurkan.
Meski demikian, terdapat pendapat yang menyatakan hukumnya wajib, sebagaimana pandangan Abu Awanah.
Dalilnya merujuk pada hadits Rasulullah SAW yang diriwayatkan dalam Sahih Bukhari dan Sahih Muslim.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media