Nasional . 03/03/2026, 14:54 WIB
Penulis : Sahroni | Editor : Sahroni
Nabi Muhammad SAW menegaskan bahwa matahari dan bulan adalah tanda kekuasaan Allah dan tidak berkaitan dengan kelahiran atau kematian seseorang.
Ketika gerhana terjadi, umat Islam diperintahkan untuk berdoa dan melaksanakan sholat hingga fenomena itu berakhir.
Pesan tersebut menegaskan bahwa gerhana adalah waktu untuk mendekatkan diri kepada Allah, bukan mempercayai mitos.
Dalam memahami Cara Sholat Gerhana Bulan, niat menjadi langkah pertama sebelum takbiratul ihram.
Arab:
أُصَلَّى السُنَّةَ لِحُسُوْفِ الْقَمَرِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ لِلَّهِ تَعَالَى
Latin:
Ushalla sunnatal khusufil qamari rak’ataini mustaqbilal qiblati lillahita’ala.
Artinya:
“Saya berniat sholat sunnah gerhana bulan dua rakaat menghadap kiblat karena Allah Ta’ala.”
Berdasarkan panduan dari Kementerian Agama Republik Indonesia, berikut tata caranya:
Memahami Cara Sholat Gerhana Bulan secara tepat membantu umat Islam menjalankan ibadah sesuai tuntunan sunnah. Sholat ini dapat dilaksanakan secara berjamaah di masjid maupun sendiri di rumah.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media