Nasional . 04/03/2026, 10:24 WIB
Penulis : Ari Nur Cahyo | Editor : Ari Nur Cahyo
fin.co.id - Badan Usaha Milik Negara (BUMN) pengelola navigasi penerbangan, AirNav Indonesia, resmi membuka pendaftaran program Mudik Gratis 2026 mulai 1 Maret lalu. Program ini menjadi angin segar bagi para perantau di ibu kota yang ingin merayakan hari kemenangan di kampung halaman tanpa harus terbebani mahalnya harga tiket transportasi menjelang Lebaran.
Tahun ini, AirNav Indonesia menyiapkan kuota sebanyak 4.000 tiket kereta api gratis. Langkah ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung program Mudik Bersama BUMN 2026. Melalui inisiatif ini, perusahaan pelat merah tersebut berupaya memfasilitasi perjalanan pulang kampung yang lebih aman, nyaman, dan terorganisir bagi masyarakat luas.
Panitia penyelenggara menerapkan sistem pendaftaran dua gelombang untuk memastikan distribusi kuota yang merata dan memberi kesempatan lebih luas bagi masyarakat. Gelombang pertama telah berlangsung sejak 1 Maret 2026. Sementara itu, bagi masyarakat yang belum sempat mendaftar, panitia akan kembali membuka gelombang kedua pada 6 Maret 2026, dengan catatan kuota masih tersedia.
Proses verifikasi dalam program ini berlangsung sangat ketat. Setelah pendaftaran daring (online) berhasil, calon peserta wajib mengikuti tahap validasi data secara fisik. Hal ini bertujuan untuk mencocokkan dokumen asli dengan data yang diunggah guna menghindari praktik percaloan atau manipulasi data.
Berikut adalah rincian jadwal lengkap kegiatan Mudik Gratis AirNav 2026:
TanggalAgenda Kegiatan
1 Maret 2026Pembukaan Pendaftaran Gelombang I
3–4 Maret 2026Validasi Data Peserta Tahap I
5 Maret 2026Verifikasi Internal & Rekapitulasi Data
6 Maret 2026Pembukaan Pendaftaran Gelombang II
7 Maret 2026Persiapan Validasi Tahap II
8 Maret 2026Validasi Data Peserta Gelombang II
9 Maret 2026Finalisasi Data Peserta
10 Maret 2026Penyerahan Data ke PT KAI Pariwisata
12–13 Maret 2026Distribusi Tiket kepada Peserta Lolos
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media