Nasional . 05/03/2026, 14:15 WIB
Penulis : Ari Nur Cahyo | Editor : Ari Nur Cahyo
fin.co.id - Fenomena antrean masyarakat yang berburu uang tunai nominal kecil kembali mewarnai hari-hari menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah atau Lebaran 2026. Lonjakan permintaan ini terjadi seiring tradisi tahunan pembagian Tunjangan Hari Raya (THR) atau angpao kepada sanak saudara dan kerabat.
Meskipun Bank Indonesia (BI) telah menyediakan layanan penukaran resmi melalui aplikasi PINTAR, kuota yang tersedia sering kali ludes dalam hitungan menit. Kondisi tersebut memaksa warga untuk mencari alternatif lain yang lebih praktis, yakni mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM) yang khusus menyediakan pecahan Rp10.000 dan Rp20.000.
Layanan mesin tarik tunai ini menjadi primadona karena menawarkan efisiensi tinggi. Nasabah tidak perlu lagi mengambil nomor antrean panjang atau menghabiskan waktu berjam-jam di dalam kantor cabang perbankan hanya untuk mendapatkan beberapa lembar uang baru.
Walaupun sistem pembayaran nontunai seperti QRIS dan dompet digital sudah mendominasi transaksi harian masyarakat Indonesia pada awal 2026, uang kartal fisik ternyata belum kehilangan taji. Data tren penelusuran internet menunjukkan volume pencarian kata kunci "ATM pecahan 10 ribu terdekat" meroket hingga ratusan persen sejak akhir Februari hingga awal Maret 2026.
Ada beberapa alasan kuat yang mendasari fenomena ini. Pertama, masyarakat masih menganggap uang tunai yang bersih dan mulus memiliki nilai estetika lebih tinggi saat masuk ke dalam amplop Lebaran. Tradisi memberikan uang fisik kepada anak-anak dan orang tua tetap menjadi simbol keberkahan yang sulit tergantikan oleh saldo digital.
Kedua, pergeseran gaya hidup kaum urban juga berpengaruh besar. Karyawan dengan jam kerja padat lebih menyukai mesin ATM yang beroperasi 24 jam. Mereka bisa mampir kapan saja tanpa harus mengorbankan waktu kerja untuk mengikuti jam operasional bank yang terbatas.
Ketiga, uang tunai nominal kecil sangat krusial untuk transaksi mikro. Di lapangan, masih banyak sektor yang belum sepenuhnya menyentuh sistem digital, mulai dari pembayaran parkir liar, angkutan umum (angkot) non-integrasi, hingga donasi di tempat ibadah dan belanja di pasar tradisional pinggiran kota.
Daftar Lokasi Strategis ATM Pecahan Kecil Maret 2026
Berdasarkan data terbaru dari berbagai layanan pelanggan perbankan per Maret 2026, sejumlah bank plat merah (BUMN) dan swasta telah mendistribusikan mesin tarik tunai pecahan kecil di lokasi-lokasi strategis. Berikut adalah daftar lengkapnya:
1. Bank Mandiri
Bank Mandiri memfokuskan penempatan mesin pecahan Rp10.000 dan Rp20.000 di area perkantoran, pusat perbelanjaan, dan fasilitas publik, terutama di wilayah Jabodetabek.
Jakarta Selatan: Plaza Mandiri Gatot Subroto (Lobby Selatan), Blok M Plaza (Jl. Bulungan), SPBU Kahfi Jagakarsa, dan Kantor Cabang Jakarta Falatehan.
Jakarta Pusat: Cabang Jalan Sunda Menteng, Gedung Sentra Mandiri, Thamrin City, dan kawasan Bendungan Hilir Blok G.
Jakarta Timur & Bekasi: Cabang Pondok Kelapa Indah dan Area Pool Taman Galaxy Raya, Bekasi Selatan.
Jawa Barat & Banten: Gallery IPB Diploma 2 Bogor, Taman Safari Bogor, serta kawasan wisata Anyer Cilegon.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media