Internasional . 05/03/2026, 18:11 WIB
Penulis : Gatot Wahyu | Editor : Gatot Wahyu
Selain Indonesia, Presiden Vladimir Putin turut menyatakan kesiapan Rusia untuk menjadi mediator dalam konflik tersebut.
Menurut pernyataan Kremlin, Putin menawarkan diri sebagai perantara saat melakukan percakapan telepon dengan Presiden Uni Emirat Arab, Mohammed bin Zayed Al Nahyan. Dalam komunikasi itu, Rusia disebut menyampaikan berbagai keluhan terkait serangan yang terjadi.
Namun hingga kini, belum ada indikasi bahwa Iran akan menerima tawaran mediasi dari negara mana pun.
Sikap tegas Teheran menolak negosiasi memperlihatkan bahwa jalur diplomasi masih menemui jalan buntu. Dengan meningkatnya eskalasi militer, komunitas internasional terus mendorong upaya dialog untuk mencegah konflik yang lebih luas di kawasan Timur Tengah.
Namun, pernyataan resmi Dubes Iran menunjukkan bahwa untuk saat ini, Teheran memilih jalur konfrontasi ketimbang diplomasi dengan Amerika Serikat.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media