Viral . 06/03/2026, 12:58 WIB
Penulis : Wanda Afifah | Editor : Wanda Afifah
fin.co.id - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi akhirnya menepati janjinya. Ia datang langsung ke tempat kerja Hasni Alifah Salsabila, seorang perempuan tuna rungu yang bekerja di sebuah toko pakaian di Bandung Indah Plaza, Kota Bandung.
Kunjungan yang berlangsung pada Rabu, 04 Maret 2026 ini langsung menyita perhatian. Banyak orang menilai langkah tersebut sebagai bentuk dukungan nyata kepada pekerja disabilitas yang tetap berjuang di dunia kerja.
Momen ini juga menjadi bukti bahwa janji yang pernah diucapkan Dedi kepada Hasni dan saudara kembarnya, Hasna, benar-benar diwujudkan.
Sebelumnya, kisah Hasni dan Hasna sempat menarik perhatian publik. Keduanya merupakan saudara kembar yang tetap bekerja di sebuah department store meskipun memiliki keterbatasan pendengaran.
Cerita perjuangan mereka menyebar luas dan mengundang simpati banyak orang. Di tengah sorotan tersebut, Dedi Mulyadi sempat menyampaikan niat untuk datang langsung ke tempat kerja Hasni.
Saat tiba di toko pakaian tempat Hasni bekerja di Bandung Indah Plaza, Dedi mengatakan bahwa kunjungannya bukan sekadar formalitas. Ia memang ingin berbelanja langsung di tempat Hasni bekerja.
Langkah ini sekaligus menunjukkan dukungan terhadap semangat kerja yang dimiliki Hasni.
Selama berada di dalam toko, Dedi beberapa kali berinteraksi langsung dengan Hasni. Momen tersebut berlangsung hangat dan penuh perhatian.
Meski Hasni memiliki keterbatasan pendengaran, komunikasi tetap berjalan dengan baik. Situasi ini menunjukkan bahwa keterbatasan bukan penghalang untuk tetap terhubung dan saling memahami.
Kehadiran orang nomor satu di Jawa Barat itu tentu menjadi pengalaman yang tidak biasa bagi Hasni. Apalagi kunjungan tersebut datang dari sosok yang sebelumnya telah memberikan perhatian terhadap kisahnya.
Dalam kesempatan tersebut, Dedi Mulyadi menegaskan bahwa kedatangannya bertujuan memberikan dukungan moral.
Ia berharap Hasni dan Hasna tetap memiliki semangat dalam bekerja dan menjalani kehidupan sehari-hari.
Menurut Dedi, setiap orang memiliki kelebihan masing-masing. Karena itu, hal yang sering dianggap sebagai kekurangan sebenarnya bisa menjadi kelebihan yang diberikan oleh Tuhan.
Pesan ini sekaligus menjadi pengingat bahwa keterbatasan tidak selalu berarti kelemahan.
Kisah ini tidak hanya berbicara tentang kunjungan seorang pejabat. Lebih dari itu, cerita ini menggambarkan semangat, keteguhan, serta dukungan yang dapat menguatkan seseorang dalam menjalani kehidupan.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media