Megapolitan . 06/03/2026, 20:26 WIB
Penulis : Rikhi Ferdian Herisetiana | Editor : Rikhi Ferdian Herisetiana
fin.co.id - Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, memastikan ketersediaan bahan pangan pokok dan gas LPG di wilayah Kabupaten Tangerang tetap stabil selama bulan suci Ramadhan 2026. Hal ini disampaikan menyusul hasil koordinasi intensif bersama Forkopimda dan tinjauan ke sejumlah titik distribusi.
"Sampai saat ini, alhamdulillah, stok sembako dan ketahanan pangan di pasar, Bulog, hingga agen-agen masih tersedia (ready), termasuk gas LPG. Kami terus mengantisipasi situasi global agar pasokan tetap terjaga," ujar Maesyal Rasyid kepada wartawan usai acara Nuzulul Qur'an di Masjid Al-amjad Tigaraksa, Jumat (6/3/2026)
Mengenai fluktuasi harga, Maesyal menyebutkan bahwa harga di pasaran sejauh ini masih relatif konsisten dan belum menunjukkan kenaikan yang signifikan. Pemerintah daerah berencana akan terus melakukan pemantauan langsung ke pasar-pasar untuk memastikan stabilitas harga tetap terjaga hingga Idul Fitri.
"Tentunya kita akan terus monitoring supaya harganya tetap terjaga sampai lebaran nanti," tandasnya.
Menjaga Pluralisme dan Kerukunan
Selain fokus pada ketahanan pangan, momen Ramadhan ini juga dimanfaatkan Pemkab Tangerang untuk mempererat tali silaturahmi antarumat beragama. Maesyal menekankan bahwa Kabupaten Tangerang adalah wilayah yang plural, di mana keberagaman keyakinan menjadi fondasi pembangunan.
Ia menyatakan bahwa komunikasi dengan tokoh-tokoh lintas agama—baik Kristen, Protestan, Katolik, Hindu, Budha, maupun Konghucu—terus berjalan harmonis.
“Kami sering hadir dalam agenda besar agama lain, seperti Natal dan hari besar lainnya. Ini adalah bentuk nyata bahwa masyarakat Kabupaten Tangerang menjunjung tinggi pluralisme. Kita saling menghormati dan menghargai untuk memajukan wilayah ini bersama seluruh komponen masyarakat,” tuturnya.
Penyaluran Zakat dan Santunan
Dalam rangkaian peringatan Nuzulul Quran, Pemkab Tangerang bekerja sama dengan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) juga gencar melakukan sosialisasi zakat fitrah dan zakat mal ke berbagai kecamatan.
Program ini dibarengi dengan penyaluran santunan kepada delapan golongan yang berhak menerima zakat (asnaf), termasuk anak yatim, kaum dhuafa, dan lansia.
"Kami keliling ke kecamatan-kecamatan bersama Baznas. Selain sosialisasi zakat, ada kontribusi nyata berupa pembagian santunan. Kami berharap agenda seperti ini bisa rutin dilaksanakan untuk terus meningkatkan nilai ibadah di bulan suci," pungkas Maesyal.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media