Internasional . 06/03/2026, 15:03 WIB
Penulis : Mihardi | Editor : Mihardi
fin.co.id - Ketua Dewan Penasihat Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI), Jimly Asshiddiqie, mengungkapkan, Presiden Prabowo Subianto berencana melakukan kunjungan ke Iran bersama Perdana Menteri Shehbaz Sharif dari Pakistan.
"Saya bersyukur Presiden (Prabowo), Perdana Menteri Pakistan bersedia untuk bersama-sama dengan Presiden Prabowo untuk berkunjung ke Teheran," kata Jimly, Jumat, 6 Maret 2026.
Jimly menjelaskan di hadapan para ulama dan kiai bahwa Presiden Prabowo memiliki niat untuk berperan dalam meredakan ketegangan yang tengah meningkat di kawasan Teluk. Situasi tersebut memanas setelah militer Amerika Serikat dan zionis Israel melancarkan serangan sepihak terhadap Iran pada pekan lalu.
"Jadi, bukan menegosiasi ya, menjadi mediator antara apa dengan bukan hanya dalam pengertian negosiasi atau mediasi Israel dengan Iran, bukan kayak begitu. Ini kan orang (tertingginya, red.) sudah dibunuh ya kan. Ayatollah-nya sudah dibunuh, masa ditawarin damai, bukan dalam konteks itu, tetapi ini untuk mencegah eskalasi," jelasnya.
Lebih lanjut, Jimly menilai bahwa secara geopolitik, negara-negara non-Arab seperti Indonesia dan Pakistan berpotensi memainkan peran penting sebagai penghubung komunikasi di tengah rumitnya konflik yang terjadi di kawasan Timur Tengah.
“Turki, Iran, Pakistan, dan Indonesia ini adalah negara besar di dunia Islam. Yang paling besar sampai sekarang masih Indonesia dan Pakistan dari yang non-Arab,” imbuhnya.
Ia juga menyoroti bahwa sejumlah negara Arab saat ini menghadapi berbagai persoalan internal, mulai dari konflik antarsesama negara hingga keberadaan pangkalan militer milik Amerika Serikat di beberapa wilayah kawasan tersebut.
Karena itu, menurutnya, keterlibatan Indonesia dan Pakistan sangat strategis dalam mendorong terciptanya perdamaian, meskipun peluang keberhasilannya tidak selalu besar.
“Peranan Indonesia dan Pakistan sebagai negara berpenduduk muslim terbesar penting sekali untuk mengajak damai. Walaupun mungkin peluangnya kecil, tetapi harus dicoba,” ujarnya.
Anisha Aprilia/Disway
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media