Nasional . 06/03/2026, 13:41 WIB

Prabowo Pilih Jalur Diplomasi, Indonesia Belum Akan Keluar dari Forum BoP

Penulis : Mihardi  |  Editor : Mihardi

fin.co.id - Presiden Prabowo Subianto menegaskan, pemerintah tidak akan terburu-buru mengambil keputusan untuk keluar dari forum perdamaian internasional Board of Peace (BoP). Pemerintah memilih terlebih dahulu memaksimalkan jalur diplomasi melalui forum tersebut sebagai upaya mendorong terciptanya perdamaian dunia.

Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala BPN, Nusron Wahid menjelaskan, Prabowo ingin memastikan berbagai upaya diplomasi dilakukan sebelum mempertimbangkan langkah keluar dari forum tersebut.

"Tetapi posisi di Indonesia, posisi Pak Presiden, bangsa Indonesia sudah menerima BOP ini sebagai sarana, sebagai ikhtiar menuju perdamaian. Setidaknya ikhtiar ini dicoba dulu. Jangan sampai ikhtiar dan usahanya belum dilakukan, sudah diminta untuk keluar terlebih dahulu," kata Nusron di Kompleks Istana Kepresidenan, Jumat, 6 Maret 2026 dini hari.

Meski demikian, Nusron menegaskan bahwa pemerintah tetap terbuka terhadap kritik maupun masukan dari berbagai pihak terkait posisi Indonesia di BoP.

"Kalau ada yang menyarankan seperti itu, pemerintah tidak anti kritik. Kita mendengarkan sambil mencermati keadaan, tetapi kita akan membuktikan di lapangan bahwa diplomasi ini jalan terbaik untuk menciptakan perdamaian. Bukan dengan jalan peperangan," ungkapnya.

Menurut Nusron, Presiden juga sempat mempertanyakan alternatif forum yang dapat digunakan Indonesia untuk mendorong perundingan damai apabila negara ini keluar dari BoP.

"Kemudian Pak Presiden juga mempertanyakan, terus kalau seandainya ada yang menawarkan kita mendesak keluar dari BOP, terus tawarannya kita meja berunding dalam rangka menciptakan perdamaian itu di medan apa? Di forum apa? Karena forum untuk melakukan perundingan perdamaian di Palestina dan Gaza, itu satu-satunya hari ini adalah di BOP. Karena itu, Indonesia dengan delapan negara bersepakat dalam rangka untuk itu," sambungnya.

Sebagai informasi, Presiden Prabowo sebelumnya menggelar acara silaturahmi dan buka puasa bersama para kiai serta perwakilan organisasi kemasyarakatan Islam di Istana Kepresidenan RI, Jakarta, Kamis malam, 5 Maret 2025. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah memperkuat komunikasi dengan berbagai elemen masyarakat.

Sejumlah tokoh agama turut menghadiri pertemuan tersebut, di antaranya Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama, Miftachul Akhyar, Ketua Umum Muhammadiyah, Haedar Nashir, serta Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI), Anwar Iskandar.

Selain itu, sejumlah menteri Kabinet Merah Putih juga hadir mendampingi Presiden, di antaranya Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar, Menteri Sosial Saifullah Yusuf, serta Menteri Agama Nasaruddin Umar. Pertemuan yang dimulai sekitar pukul 19.00 WIB tersebut berlangsung hingga sekitar pukul 23.00 WIB.

Anisha Aprilia/Disway 

           

Network:
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNpos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com