Internasional . 07/03/2026, 16:09 WIB

Kapal Tugboat Tenggelam di Selat Hormuz, 3 ABK WNI Hilang di Tengah Ketegangan Iran–AS

Penulis : Derry Sutardi  |  Editor : Derry Sutardi

fin.co.id - Sebuah kapal tugboat atau kapal tunda dilaporkan tenggelam di perairan Selat Hormuz pada Kamis malam, 5 Maret 2026. Insiden tersebut mengakibatkan beberapa awak kapal dinyatakan hilang, termasuk tiga anak buah kapal (ABK) warga negara Indonesia (WNI).

Peristiwa ini terjadi di tengah meningkatnya ketegangan militer di kawasan Teluk, menyusul konflik yang memanas antara Iran, Amerika Serikat, dan Israel dalam beberapa waktu terakhir.

Pemerintah Indonesia melalui Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Abu Dhabi saat ini terus memantau perkembangan proses pencarian terhadap para korban yang belum ditemukan.

Duta Besar Republik Indonesia untuk Uni Emirat Arab, Judha Nugraha, menjelaskan bahwa kapal tugboat bernama Mussafah 2 tenggelam sekitar pukul 18.30 waktu setempat di perairan Selat Hormuz.

Kapal tersebut membawa tujuh awak kapal, termasuk empat orang yang merupakan warga negara Indonesia.

“Total ada tujuh awak kapal, empat di antaranya WNI. Tiga awak sudah ditemukan selamat, termasuk satu WNI. Empat lainnya masih hilang, tiga di antaranya WNI,” ujar Judha dalam keterangannya, Jumat malam (6/3/2026).

Dengan demikian, hingga saat ini terdapat empat awak kapal yang masih belum ditemukan, terdiri dari tiga WNI dan satu warga negara asing.

Sementara itu, tiga awak kapal lainnya berhasil diselamatkan, termasuk satu warga negara Indonesia.

Lokasi Kejadian di Perairan Strategis Selat Hormuz

Menurut informasi dari KBRI Abu Dhabi, kapal tugboat tersebut tenggelam di perairan Selat Hormuz, yang berada di dekat perbatasan antara Uni Emirat Arab (UEA) dan Oman.

Wilayah ini dikenal sebagai salah satu jalur pelayaran paling strategis di dunia. Selat Hormuz merupakan penghubung utama antara Teluk Persia dan Laut Arab, yang dilalui oleh kapal-kapal pengangkut minyak serta berbagai kapal komersial internasional.

Karena pentingnya jalur tersebut, kawasan ini sering menjadi pusat perhatian global, terutama ketika terjadi ketegangan geopolitik di Timur Tengah.

Upaya Pencarian Korban Masih Berlangsung

Saat ini, otoritas setempat masih terus melakukan operasi pencarian dan penyelamatan terhadap para awak kapal yang belum ditemukan.

           

Network:
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNpos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com