Internasional . 07/03/2026, 16:09 WIB
Penulis : Derry Sutardi | Editor : Derry Sutardi
Selat Hormuz merupakan salah satu jalur laut paling strategis di dunia. Setiap hari, jutaan barel minyak mentah melewati jalur sempit ini menuju pasar global.
Letaknya yang berada di antara Iran, Oman, dan Uni Emirat Arab menjadikan kawasan ini sangat sensitif terhadap dinamika geopolitik.
Tidak jarang ketegangan politik atau konflik militer di wilayah tersebut memengaruhi stabilitas keamanan pelayaran.
Karena itu, banyak negara terus memantau situasi keamanan di Selat Hormuz untuk memastikan kelancaran jalur perdagangan internasional.
Pemerintah Indonesia berharap operasi pencarian yang dilakukan oleh otoritas setempat dapat segera membuahkan hasil.
KBRI Abu Dhabi juga terus memantau perkembangan di lapangan serta memberikan dukungan kepada para korban dan keluarga mereka.
Selain itu, pemerintah memastikan akan memberikan informasi terbaru secara berkala kepada publik dan keluarga korban mengenai perkembangan proses pencarian.
Masyarakat Indonesia kini berharap agar tiga ABK WNI yang masih hilang dapat segera ditemukan dalam kondisi selamat.
Insiden ini menjadi pengingat bahwa pekerjaan sebagai awak kapal di jalur pelayaran internasional memiliki risiko tinggi, terutama ketika terjadi ketegangan geopolitik di kawasan strategis dunia. (*)
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media