Nasional . 09/03/2026, 10:56 WIB
Penulis : Lina | Editor : Lina
fin.co.id– Tradisi membagikan uang pecahan baru saat Hari Raya Idulfitri masih menjadi magnet kuat bagi masyarakat Indonesia. Bank Indonesia kembali memfasilitasi kebutuhan ini melalui platform digital PINTAR BI, namun antusiasme yang luar biasa sering kali memicu fenomena "war" atau perebutan kuota pendaftaran secara daring.
Permintaan uang pecahan kecil biasanya melonjak tajam selama Ramadan. Sistem daring ini sebenarnya bertujuan mengurangi antrean panjang, namun kuota yang tersedia di berbagai wilayah sering kali ludes hanya dalam hitungan menit setelah pendaftaran dibuka.
Bagi masyarakat yang tidak ingin kehabisan slot, diperlukan persiapan matang saat mengakses situs resmi Bank Indonesia. Berikut adalah panduan taktis agar proses pendaftaran Anda berjalan mulus:
1. Manfaatkan Multi-Perangkat
Gunakan dua perangkat sekaligus, misalnya ponsel dan laptop, untuk memperbesar peluang menembus antrean digital.
2. Hindari Tombol Refresh
Saat sudah masuk ke ruang tunggu (waiting room), jangan sekali-kali menyegarkan halaman agar posisi antrean Anda tidak terlempar kembali ke awal.
3. Input Data Kilat
Hafalkan nomor NIK KTP, alamat surel, dan nomor telepon aktif agar proses pengisian formulir bisa dilakukan secepat mungkin begitu sistem terbuka.
4. Fokus pada Kecepatan Akses
Pantau pembukaan kuota sejak pukul 14.00 WIB dan pastikan koneksi internet dalam kondisi stabil untuk menghindari gangguan teknis saat mengunduh bukti pemesanan.
Masyarakat perlu memperhatikan bahwa terdapat batasan maksimal penukaran untuk memastikan distribusi uang baru berjalan merata. Pada Lebaran 2026, Bank Indonesia menetapkan batas maksimal penukaran sebesar Rp 5.300.000 per paket untuk satu kartu identitas.
Rincian paket penukaran tersebut mencakup
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media