Nasional . 09/03/2026, 10:53 WIB
Penulis : Ari Nur Cahyo | Editor : Ari Nur Cahyo
fin.co.id - Bank Indonesia (BI) memastikan masyarakat tetap bisa menukarkan uang rupiah yang kondisinya sudah lusuh atau lecek menjelang Idulfitri 1447 Hijriah. Otoritas moneter menyediakan layanan ini melalui program Semarak Rupiah Ramadan dan Berkah Idulfitri (SERAMBI) 2026 yang berlangsung di ribuan titik di seluruh Indonesia.
Analis Senior Departemen Pengelolaan Uang BI, Fenty Tirtasari Ekarina, menegaskan bahwa kantor perwakilan BI menerima penukaran uang lusuh selama fisik uang tersebut tidak rusak parah. Selain itu, uang tersebut harus tetap terdaftar sebagai alat pembayaran yang sah dan masih berlaku di masyarakat.
"Kami menerima penukaran uang berbagai pecahan dan tahun emisi sepanjang masih berlaku dan kondisinya tidak rusak," ujar Fenty di Jakarta, mengutip pemberitaan Antaranews.
Bank Indonesia memberikan edukasi khusus mengenai cara memperlakukan uang rupiah. BI mengimbau masyarakat agar tidak memperbaiki uang yang sobek atau rusak menggunakan lakban, selotip, apalagi staples. Penggunaan bahan-bahan tersebut justru berpotensi merusak fisik uang secara permanen sehingga menurunkan nilai kelayakannya.
Alih-alih menyatukannya dengan selotip, masyarakat cukup mengelompokkan uang berdasarkan nilai pecahan dan tahun emisinya. Langkah sederhana ini akan membantu petugas mempercepat proses verifikasi di lokasi penukaran.
Selain itu, Fenty mengingatkan bahwa proses penukaran uang tidak boleh diwakilkan oleh orang lain. Pemilik identitas wajib hadir langsung membawa KTP asli dan uang dalam jumlah yang sesuai dengan pesanan.
Alokasi Dana SERAMBI 2026
Melalui program SERAMBI 2026, Bank Indonesia berupaya memenuhi lonjakan kebutuhan uang kartal masyarakat menjelang Lebaran. BI menjamin ketersediaan uang layak edar dalam jumlah yang cukup, baik untuk uang baru maupun uang pecahan kecil.
Khusus di wilayah DKI Jakarta, Bank Indonesia menyiapkan uang kartal hingga Rp52,6 triliun yang tersalurkan melalui jaringan perbankan nasional. Dari total dana tersebut, BI mengalokasikan Rp1,8 triliun secara khusus untuk layanan penukaran melalui program SERAMBI. Masyarakat dapat mengakses layanan ini di 3.191 titik penukaran hasil kolaborasi dengan 21 bank komersial.
Panduan Tukar Uang via Situs PINTAR
Untuk menghindari antrean panjang dan menjaga ketertiban, masyarakat wajib melakukan pemesanan jadwal penukaran terlebih dahulu. Berikut langkah-langkah yang harus Anda lakukan:
Akses laman resmi di https://pintar.bi.go.id.
Pilih menu penukaran uang rupiah melalui kas keliling.
Isi data identitas lengkap sesuai KTP.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media