Nasional . 09/03/2026, 21:56 WIB
Penulis : Rizal Husen | Editor : Rizal Husen
Fin.co.id – Pada 10 hari terakhir Ramadan, umat Islam di seluruh dunia menantikan satu malam yang diyakini memiliki kemuliaan luar biasa: Lailatul Qadar.
Malam ini dipercaya sebagai momen paling istimewa di bulan Ramadan karena nilai ibadah di dalamnya melebihi pahala selama 1000 bulan.
Menjelang penghujung Ramadan 2026, banyak orang mulai mencari tahu kapan sebenarnya malam penuh berkah tersebut terjadi.
Meski tidak ada kepastian tanggalnya, para ulama memberikan petunjuk waktu yang bisa menjadi acuan bagi umat Islam untuk meningkatkan ibadah.
“Carilah Lailatul Qadar pada malam-malam ganjil dari sepuluh malam terakhir Ramadan.” (HR. Bukhari)
Karena itulah, 10 hari terakhir Ramadan selalu menjadi fase paling penting bagi umat Muslim yang ingin meraih keutamaan malam tersebut.
Dalam literatur Islam, Lailatul Qadar dikenal sebagai malam yang sangat agung. Salah satu peristiwa penting yang terjadi pada malam tersebut adalah turunnya Al-Qur’an.
Dalam kitab Taisiru al-Aliyyul Qadir li Ikhtishari Tafsir Ibnu Katsir karya Muhammad Nasib Ar-Rifa'i dijelaskan bahwa Al-Qur’an pertama kali diturunkan secara utuh dari Lauhul Mahfuz ke Baitul Izzah di langit dunia pada malam Lailatul Qadar.
Setelah itu, wahyu disampaikan kepada Nabi Muhammad SAW secara bertahap melalui Malaikat Jibril.
Hal ini ditegaskan dalam firman Allah SWT:
اِنَّآ اَنْزَلْنٰهُ فِيْ لَيْلَةٍ مُّبٰرَكَةٍ اِنَّا كُنَّا مُنْذِرِيْنَ
Artinya:
“Sesungguhnya Kami menurunkannya pada malam yang diberkahi. Sesungguhnya Kamilah yang memberi peringatan.”
(QS. Ad-Dukhan: 3)
Ayat ini menegaskan bahwa Lailatul Qadar merupakan malam yang memiliki kedudukan sangat istimewa dalam sejarah Islam.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media