Internasional . 09/03/2026, 08:50 WIB

Mojtaba Khamenei Resmi Jadi Pemimpin Tertinggi Iran: Suksesi di Tengah Perang Besar

Penulis : Lina  |  Editor : Lina

Beberapa negara di kawasan Teluk mulai melaporkan kerusakan fasilitas sipil. Bahrain menuduh Iran menyerang pabrik desalinasi air yang sangat vital bagi pasokan air minum warga.

Di sisi lain, serangan Israel ke depo minyak di Teheran juga menyebabkan polusi udara yang ekstrem, yang memicu peringatan hujan asam bagi penduduk setempat. Krisis energi ini diprediksi akan terus berlanjut selama status perang belum menemui titik terang.

Bencana Kemanusiaan dan Gelombang Pengungsi di Lebanon

Di sektor kemanusiaan, perang ini telah memicu eksodus besar-besaran. Lebanon melaporkan lebih dari 517.000 warga telah mengungsi akibat pertempuran antara Israel dan Hizbullah di wilayah selatan. Ribuan keluarga kini terpaksa berlindung di sekolah-sekolah dan ruang terbuka di Beirut dengan fasilitas yang sangat terbatas.

Data resmi mencatat korban jiwa dalam sepekan terakhir telah mencapai lebih dari 1.230 orang di Iran dan hampir 400 orang di Lebanon. Dengan penunjukan Mojtaba Khamenei, dunia kini menanti apakah Iran akan mengambil langkah de-eskalasi atau justru semakin memperkuat konfrontasi militer dengan Israel dan sekutunya di kawasan tersebut.

           

Network:
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNpos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com