Prediksi Hilal 1 Syawal 1447 Versi BMKG: Ini Bocoran Posisi Bulan Jelang Sidang Isbat 19 Maret

news.fin.co.id - 09/03/2026, 19:23 WIB

Prediksi Hilal 1 Syawal 1447 Versi BMKG: Ini Bocoran Posisi Bulan Jelang Sidang Isbat 19 Maret

Pemantauan hilal. (galeri fin)

Elongasi adalah jarak sudut antara pusat bulan dan pusat matahari yang diamati dari bumi.

Nilai elongasi di Indonesia diperkirakan berkisar antara:

  • 4,54 derajat di Waris, Papua
  • 6,1 derajat di Banda Aceh

3. Umur Bulan

Advertisement

Umur bulan merupakan selisih waktu antara terjadinya konjungsi dan saat matahari terbenam.

Perkiraannya di Indonesia adalah:

  • 7,41 jam di Waris, Papua
  • 10,44 jam di Banda Aceh

Selain hilal, BMKG juga menyebutkan kemungkinan munculnya objek astronomi lain saat pengamatan. Planet Saturnus diperkirakan berada dalam jarak sudut kurang dari 10 derajat dari bulan sejak matahari terbenam hingga bulan terbenam.

Mekanisme Penentuan Idul Fitri di Indonesia

Penetapan awal bulan Syawal di Indonesia dilakukan melalui sidang isbat yang diselenggarakan oleh Kementerian Agama.

Sidang ini melibatkan berbagai pihak, di antaranya:

  • Ormas Islam seperti Nahdlatul Ulama, Muhammadiyah, Persatuan Islam, Al-Irsyad Al-Islamiyyah, dan organisasi Islam lainnya
  • Para pakar falak dan astronomi
  • Lembaga ilmiah seperti BRIN, BMKG, planetarium, serta observatorium astronomi

Indonesia sendiri menggunakan kriteria penentuan hilal yang disepakati negara anggota Kriteria MABIMS (Brunei Darussalam, Indonesia, Malaysia, dan Singapura).

Dalam kriteria terbaru MABIMS, hilal dinyatakan memenuhi syarat terlihat apabila memiliki:

  • ketinggian minimal 3 derajat, dan
  • elongasi minimal 6,4 derajat.

Advertisement
Gatot Wahyu
Gatot Wahyu
Penulis

Penulis FIN.CO.ID