Layani CKG, Dinkes Kabupaten Tangerang Siagakan 264 Nakes di 12 Posko Mudik 

news.fin.co.id - 10/03/2026, 13:43 WIB

Layani CKG, Dinkes Kabupaten Tangerang Siagakan 264 Nakes di 12 Posko Mudik 

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang, dr. Hendra Tarmizi, saat diwawancara. (Rikhi Ferdian)

fin.co.id -  Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tangerang menyiagakan ratusan tenaga kesehatan (nakes) guna mengawal kelancaran arus mudik Lebaran 2026. Sebanyak 12 titik posko kesehatan disebar di berbagai jalur mudik lebaran dan objek wisata untuk melayani para pemudik serta masyarakat umum.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang, dr. Hendra Tarmizi, menjelaskan bahwa langkah ini merupakan tindak lanjut dari Surat Edaran Kementerian Kesehatan Nomor 164 Tahun 2026.

"Sesuai arahan pusat, kami membuka posko kesehatan selama 16 hari, terhitung mulai 14 Maret hingga 29 Maret 2026," ujar dr. Hendra di Pendopo Bupati Tangerang, Selasa 10 Maret 2026.

Dalam pelaksanaannya, Dinkes Kabupaten Tangerang bekerja sama dengan jajaran kepolisian (Polres), Dinas Perhubungan (Dishub), dan Satpol PP dengan total personel medis yang dikerahkan mencapai 264 orang.

Advertisement

Ke-12 posko tersebut ditempatkan di lokasi padat kendaraan dan destinasi wisata seperti di rest area, Pasar Gembong, Summarecon, Kawasan PIK 2, Objek wisata Pulau Cangkir, Tanjung Kait, dan Tanjung Pasir.

"Di setiap titik, petugas akan berjaga dalam tiga shift. Per titik disiagakan sembilan orang setiap harinya, sehingga pelayanan tetap tersedia selama 24 jam," jelas dr. Hendra.

Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, layanan kesehatan di posko mudik kali ini juga mengedepankan program prioritas nasional, yakni Cek Kesehatan Gratis (CKG).

Meski demikian, petugas di lapangan tetap siap menangani keluhan kesehatan umum yang kerap dialami pemudik.

"Fokus utama kami adalah skrining sesuai program prioritas Presiden yakni CKG. Namun, jika ada pemudik yang mengeluh sakit kepala, meriang, atau gangguan kesehatan lainnya, tentu langsung kami berikan tindakan medis," tambahnya.

Selain 12 posko di jalur mudik, Dinkes Kabupaten Tangerang juga menginstruksikan tujuh Puskesmas Rawat Inap untuk menjadi posko utama selama 16 hari masa siaga.

Tujuh puskesmas tersebut akan beroperasi penuh guna menangani pasien yang membutuhkan perawatan lebih lanjut atau observasi mendalam yang tidak bisa dilakukan di posko darurat.

"Kami ingin memastikan bahwa pemudik yang melintasi wilayah Kabupaten Tangerang merasa aman dan terjamin akses kesehatannya," pungkas dr. Hendra.

Rikhi Ferdian Herisetiana
Rikhi Ferdian Herisetiana
Penulis

Reporter FIN.CO.ID untuk daerah Tangerang.