Internasional . 10/03/2026, 23:03 WIB
Penulis : Esnoe Faqih Wardhana | Editor : Esnoe Faqih Wardhana
fin.co.id - Presiden AS Donald Trump memperingatkan Iran, bahwa setiap upaya untuk mengganggu pengiriman minyak melalui Selat Hormuz akan memicu respons "dua puluh kali lebih keras" daripada serangan AS sebelumnya.
"Jika Iran melakukan sesuatu yang menghentikan aliran minyak di Selat Hormuz, mereka akan dihantam oleh Amerika Serikat dua puluh kali lebih keras daripada yang telah mereka alami sejauh ini," tandas Trump di platform Truth Social miliknya, Senin, 9 Maret 2026.
Trump mengatakan, AS akan menargetkan situs-situs yang "mudah dihancurkan" di Iran, yang berpotensi mencegah negara itu membangun kembali dirinya.
"Kematian, Api, dan Amukan akan menimpa mereka — Tetapi saya berharap, dan berdoa, agar itu tidak terjadi!" tambahnya.
Ia membingkai peringatan tersebut sebagai isyarat perlindungan untuk perdagangan global, khususnya yang menguntungkan China dan negara-negara lain yang sangat bergantung pada pengiriman minyak melalui Selat Hormuz.
“Ini adalah hadiah dari Amerika Serikat untuk China, dan semua negara yang banyak menggunakan Selat Hormuz. Semoga ini adalah isyarat yang akan sangat dihargai,” tambahnya.
Trump mengatakan kepada Fox News, bahwa mungkin dia bersedia berbicara dengan Iran, tetapi itu tergantung pada persyaratannya.
Ditanya dalam sebuah wawancara pada Senin malam tentang kemungkinan negosiasi dengan Teheran, Trump mengatakan kepada Fox bahwa dia mendengar Teheran sangat ingin berbicara.
Presiden Republikan itu juga mengulangi ketidakbahagiaannya dengan Pemimpin Tertinggi Iran yang baru, Mojtaba Khamenei, dengan mengatakan kepada Fox: “Saya tidak percaya dia bisa hidup damai.”
Trump juga mengulangi komentarnya pada konferensi pers sebelumnya pada hari Senin, dengan mengatakan kepada Fox bahwa hasil operasi militer AS di Iran “jauh melampaui harapan.”
Trump menambahkan bahwa dia terkejut bahwa Iran menyerang negara-negara Teluk dengan rudal dan drone.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media