Pendidikan . 11/03/2026, 20:37 WIB
Penulis : Rikhi Ferdian Herisetiana | Editor : Rikhi Ferdian Herisetiana
fin.co.id - Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Tangerang menginstruksikan seluruh satuan pendidikan di wilayah tersebut untuk memperketat pengamanan aset sekolah selama masa libur Lebaran 2026. Hal ini untuk mengantisipasi potensi pencurian, gangguan keamanan, hingga risiko bencana seperti banjir dan kebakaran saat sekolah kosong.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang, Dadan Gandana, mengungkapkan bahwa seluruh satuan pendidikan harus sudah memastikan keamanan sarana dan prasarana sebelum masa libur dimulai.
Selain faktor keamanan manusia, Dadan juga mengingatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana alam maupun musibah seperti banjir dan kebakaran yang bisa terjadi sewaktu-waktu di lingkungan sekolah.
"Pihak sekolah, baik guru maupun siswa, harus memeriksa kesiapan dan keamanan sarana pendidikan di wilayah masing-masing. Hal ini penting untuk memastikan sekolah dalam kondisi aman, terutama pada malam hari, guna mengantisipasi pencurian maupun gangguan keamanan lainnya," ujar Dadan kepada FIN, dikutip Selasa 11 Maret 2026.
Kendati begitu, Dadan berpesan kepada para orang tua agar saat menikmati libur panjang, siswa diingatkan untuk tidak melupakan kewajiban akademik. Terlebih, Dinas Pendidikan mulai mengarahkan fokus pada persiapan seleksi masuk jenjang pendidikan berikutnya atau evaluasi belajar yang akan diintensifkan segera setelah masa lebaran usai.
"Jangan sampai karena libur panjang, siswa terlupa akan persiapan pendidikan ke depan. Kami imbau orang tua untuk tetap mengingatkan anak-anaknya agar tetap belajar di rumah," tutupnya.
Menanggapi fenomena "perang sarung" yang kerap melibatkan pelajar selama bulan Ramadan, Dadan mengatakan bahwa pengawasan dari lingkungan keluarga menjadi kunci utama. Pasalnya, kegiatan negatif tersebut biasanya terjadi di luar jam sekolah, yakni setelah shalat Tarawih atau menjelang subuh.
"Kami mengedepankan peran orang tua. Kontrol harus ditingkatkan, terutama setelah shalat Subuh. Arahkan anak-anak pada kegiatan positif seperti mengaji atau aktivitas lain yang menambah nilai ibadah," tandasnya.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media