Nasional . 11/03/2026, 19:26 WIB
Penulis : Rizal Husen | Editor : Rizal Husen
Teknologi ini memberikan pantauan cuaca secara real time dan presisi tinggi bagi para pemangku kepentingan transportasi udara.
Faisal memastikan informasi cuaca akan diperbarui setiap detik untuk memandu pilot menghindari zona turbulensi paling berbahaya.
Penggunaan data INASIAM diharapkan menjadi navigasi utama agar tidak ada pesawat yang terjebak di dalam pusaran awan Cumulonimbus yang mematikan. Kondisi ini diperkirakan akan terus berlanjut hingga akhir Maret, mengingat puncak dinamika atmosfer masih berlangsung.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media