Balik Kampung . 12/03/2026, 15:12 WIB
Penulis : Tuahta Aldo | Editor : Tuahta Aldo
Pemkab Cianjur menargetkan seluruh perbaikan jalan dapat selesai paling lambat H-7 Lebaran, sehingga dapat digunakan normal dua arah saat puncak arus mudik berlangsung.
"Pemerintah daerah menargetkan seluruh perbaikan dapat diselesaikan sebelum puncak arus mudik tahun 2026, sehingga kami pastikan sebelum 13 Maret pekerjaan sudah selesai sehingga jalur alternatif dapat dilalui dengan aman dan nyaman," ucapnya.
Menurutnya jalur utama mudik tetap berada di jalan nasional yang menghubungkan kawasan Puncak hingga Cianjur, namun ketika terjadi kepadatan kendaraan, jalur alternatif akan menjadi solusi.
Pemudik yang menuju wilayah Jawa Barat dan sekitarnya dapat memanfaatkan jalur Hanjawar atau Mariwati, yang terhubung hingga Cikalongkulon dan berlanjut ke Jalan Raya Bandung–Cianjur.
Bagi pemudik dari arah Bandung yang menuju Cianjur atau kota lain seperti Sukabumi dan Bogor, tersedia rute alternatif lain.
Pemudik dapat mengambil jalur Sukaluyu yang terhubung ke Selaeurih, kemudian melanjutkan perjalanan ke Jalan Lingkar Selatan hingga Jalan Raya Cianjur–Sukabumi.
Rute ini diharapkan membantu mengurai kepadatan kendaraan saat arus mudik Lebaran mencapai puncaknya.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media