Perang Timur Tengah Memanas! Iran Tembak Jatuh Pesawat Pengisian BBM AS di Irak
Iran mengklaim telah menembak jatuh sebuah pesawat pengisian bahan bakar milik militer Amerika Serikat di wilayah Irak barat
Sebanyak 74 persen responden tidak setuju dengan pengiriman pasukan darat Amerika ke wilayah konflik.
Survei lain dari perusahaan riset Ipsos juga menunjukkan tren serupa.
Dalam survei tersebut, 43 persen responden menyatakan tidak menyetujui operasi militer, sementara hanya 29 persen yang mendukungnya.
Sisanya menyatakan belum memiliki pendapat yang jelas.
Baca Juga
Kritik dari Tokoh Konservatif
Perang ini bahkan memicu perdebatan di kalangan pendukung Presiden AS sendiri.
Salah satu kritik datang dari tokoh konservatif dan pembawa acara talk show terkenal Tucker Carlson.
Carlson mempertanyakan alasan pemerintah Amerika Serikat memulai operasi militer terhadap Iran.
Dalam wawancara dengan ABC News, ia menyebut perang tersebut sebagai sesuatu yang “benar-benar menjijikkan dan jahat”.
Ia juga menyatakan bahwa Presiden Donald Trump kemungkinan telah menerima informasi yang menyesatkan dari para penasihatnya mengenai dukungan publik terhadap perang tersebut.
Baca Juga
Trump Membela Keputusan Serangan
Menanggapi kritik tersebut, Presiden Trump tetap membela keputusan pemerintahannya.
Ia menyatakan bahwa operasi militer terhadap Iran diperlukan untuk melindungi keamanan nasional Amerika Serikat.
Trump bahkan memperingatkan bahwa konflik yang lebih besar seperti perang nuklir bisa terjadi jika Iran tidak dihadapi secara tegas.
Namun pernyataan tersebut memicu perdebatan karena pemerintah AS dinilai belum memberikan alasan yang benar-benar jelas mengenai tujuan operasi militer tersebut.