Internasional . 13/03/2026, 17:00 WIB

Pertahanan Laser Israel Jebol! Drone Hezbollah Tembus Iron Beam, Teknologi Udara Canggih Dipertanyakan!

Penulis : Derry Sutardi  |  Editor : Derry Sutardi

Mantan komandan pertahanan udara Israel, Ran Kochav, menjelaskan bahwa ekspektasi publik terhadap kemampuan Iron Beam mungkin terlalu tinggi.

Menurutnya, sistem ini sebenarnya memiliki beberapa batasan utama, antara lain:

  1. Jangkauan relatif pendek

  2. Hanya efektif terhadap drone kecil atau UAV ringan

  3. Tidak dirancang untuk menghadapi rudal strategis atau ancaman jarak jauh

Selain itu, sistem laser sangat sensitif terhadap kondisi atmosfer.

Beberapa faktor cuaca yang dapat mengganggu kinerja Iron Beam meliputi:

  • kabut tebal

  • badai debu

  • awan pekat

Semua kondisi tersebut dapat menghambat jalur sinar laser menuju target.

Berbeda dengan sistem rudal konvensional yang relatif tidak terlalu dipengaruhi kondisi cuaca.

Taktik Kawanan Drone Jadi Ancaman Baru

Salah satu tantangan terbesar dalam perang drone modern adalah taktik serangan kawanan.

Dalam skenario ini, puluhan bahkan ratusan drone diluncurkan secara bersamaan untuk membanjiri sistem pertahanan udara lawan.

Masalahnya, sistem laser seperti Iron Beam bekerja secara berurutan, bukan simultan.

Artinya:

  • satu laser hanya bisa menghancurkan satu target dalam satu waktu

  • jika jumlah drone terlalu banyak, sistem bisa kewalahan

Kelemahan ini membuat teknologi drone murah menjadi senjata yang sangat efektif untuk menghadapi sistem pertahanan canggih.

           

Network:
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNpos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com