Balik Kampung . 14/03/2026, 21:22 WIB

Astra Tol Cipali Siapkan Antisipasi Lonjakan Pemudik Lebaran 2026: Inovasi Hijau Hingga Keamanan Maksimal!

Penulis : Ari Nur Cahyo  |  Editor : Ari Nur Cahyo

sampah organik, anorganik, dan residu. Pemilahan ini tidak hanya memudahkan pengelolaan sampah, tetapi juga mengajak pengguna jalan untuk ikut berkontribusi menjaga kebersihan lingkungan.

Bagi para pemilik kendaraan listrik, kabar gembira datang dari fasilitas pengisian daya yang masif. Astra Tol Cipali menyediakan 58 *nozzle* Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) yang tersebar di tujuh *rest area* (Tipe A dan Tipe B). Menariknya, hampir setengah dari total *nozzle* ini sudah mengusung teknologi *ultra fast charging*. Teknologi ini memungkinkan pengisian daya kendaraan listrik dalam waktu yang jauh lebih singkat, mengurangi waktu tunggu pemudik.

"Kami juga memastikan pasokan BBM aman melalui koordinasi dengan Pertamina. Di *rest area* Tipe B, kami menambah SPBU modular sehingga seluruh tujuh *rest area* kami memiliki ketersediaan bahan bakar," tambah Ardam.

Command Center Canggih Pantau Arus hingga Jabar

Untuk mengendalikan arus lalu lintas secara *real-time*, Astra Tol Cipali menjalin kolaborasi strategis dengan Korlantas Polri. Mereka mendirikan *Command Center* di bekas kantor Palimanan KM 188. Pusat kendali ini menjadi titik pengawasan lalu lintas tidak hanya untuk Tol Cipali, tetapi juga mencakup wilayah kepolisian Jawa Barat secara luas. Tim di *Command Center* memantau ratusan titik CCTV secara intensif. Tujuannya adalah mendeteksi dini potensi kepadatan lalu lintas atau insiden di jalan tol.

Informasi yang didapat menjadi dasar penting untuk rekayasa lalu lintas dan pengiriman tim evakuasi seperti ambulans, mobil derek, dan patroli secara cepat ke lokasi kejadian.

Tips Cerdas Hindari Kepadatan Rest Area

Menyadari kapasitas *rest area* yang terbatas saat puncak arus mudik, Astra Tol Cipali memberikan tips berharga bagi para pemudik. Jika Anda mendapati *rest area* di dalam tol sudah penuh, sangat disarankan untuk tidak berhenti di bahu jalan karena sangat berbahaya.

Solusi cerdas ditawarkan: manfaatkan tempat istirahat di sekitar gerbang tol terdekat. Pemudik bisa keluar tol terlebih dahulu, menikmati fasilitas di luar, lalu masuk kembali ke jalan tol. Ardam menjelaskan bahwa tidak ada biaya tambahan untuk tindakan ini, karena tarif tol tetap dihitung berdasarkan jarak tempuh, bukan frekuensi keluar-masuk gerbang tol.

Dengan persiapan matang dan kepatuhan pada aturan, Astra Tol Cipali optimis arus mudik Lebaran 2026 akan berjalan lancar, aman, dan penuh kebahagiaan. (*). 

           

Network:
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNpos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com