Viral . 14/03/2026, 09:33 WIB

Dituduh Ustaz Inisial SAM dalam Kasus Pelecehan Santri, Syekh Ahmad Al Misary Buka Suara

Penulis : Afdal Namakule  |  Editor : Afdal Namakule

fin.co.id – Nama pendakwah Ahmad Al Misary ikut terseret dalam perbincangan publik setelah muncul dugaan kasus pelecehan seksual terhadap santri yang melibatkan seorang ustaz berinisial SAM. Kasus tersebut saat ini sedang ditangani oleh Bareskrim Polri.

Laporan terhadap sosok berinisial SAM itu disampaikan oleh kuasa hukum para korban, Benny Jehadu. Ia menyebutkan bahwa terlapor dikenal publik karena kerap tampil di layar televisi sebagai juri dalam acara hafiz Al-Qur'an.

"Terlapor ini inisialnya SAM, beliau ini sering mengisi salah satu acara di TV swasta," kata Benny, Kamis 12 Maret 2026.

Benny juga mendesak kepolisian agar segera mengambil tindakan tegas dalam menangani laporan tersebut. Menurutnya, perkara ini sudah naik ke tahap penyidikan karena aparat dinilai telah memiliki sejumlah bukti yang kuat.

Ia menambahkan, ustaz berinisial SAM tersebut pernah terlibat dalam program televisi bertema keagamaan.

"Judul daripada acara yang diisi sama beliau ini salah satunya Damai Indonesiaku," katanya.

Di tengah berkembangnya kabar tersebut, sebagian warganet kemudian mengaitkan nama Ahmad Al Misary sebagai sosok yang dimaksud dengan inisial SAM. Akibatnya, akun Instagram milik Ahmad Al Misary pun dipenuhi berbagai komentar dari netizen.

Sebagian komentar berisi tudingan, sementara yang lain mengingatkan agar publik tidak terburu-buru menyebarkan fitnah tanpa bukti yang jelas.

Menanggapi ramainya komentar tersebut, Ahmad Al Misary akhirnya memberikan respons singkat melalui media sosial. Ia mengingatkan warganet agar berhati-hati dalam menyampaikan tuduhan, terlebih di bulan Ramadan.

"Dibilang lagi puasa, tapi pada makan bangkai saudaranya", tulis Ahmad Al Misry.

Di unggahan lain, dia juga menulis tentang keadilan Allah Swt sebagai hakim yang maha adil  di akhirat kelak. 

"Besok di mahkamah Allah kita berjumpa, dan di sanalah keadilan akan ditegakkan," tegasnya.

Sementara itu, dalam laporan yang disampaikan kepada kepolisian, ustaz berinisial SAM diduga telah melakukan pelecehan seksual terhadap sejumlah santri sejak beberapa tahun lalu. Dugaan tersebut bahkan disebut melibatkan korban laki-laki.

Kuasa hukum korban menyebutkan bahwa kasus tersebut tidak hanya menimpa satu orang saja. Para korban, kata dia, mengalami trauma psikologis yang cukup berat akibat peristiwa yang mereka alami.

"Ini kasusnya itu pelecehan seksual terhadap bukan anak perempuan ya, laki-laki, sesama jenis ya. Di bawah umur itu ada, yang dewasa juga ada," terang Benny Jehadu.

           

Network:
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNpos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com