Balik Kampung . 16/03/2026, 19:58 WIB
Penulis : Ari Nur Cahyo | Editor : Ari Nur Cahyo
fin.co.id - Periode arus mudik Lebaran selalu ditandai dengan meningkatnya mobilitas masyarakat yang melakukan perjalanan ke berbagai daerah untuk berkumpul bersama keluarga di kampung halaman.Peningkatan aktivitas perjalanan tersebut berdampak pada melonjaknya volume kendaraan di jalan tol. Oleh karena itu, kesiapan layanan serta petugas di lapangan menjadi hal penting untuk memastikan perjalanan masyarakat tetap aman dan nyaman.
Selain memastikan kesiapan infrastruktur jalan tol, sarana, prasarana, serta fasilitas rest area, ASTRA Infra juga menyiagakan berbagai layanan operasional guna mendukung kelancaran arus mudik dan arus balik Lebaran 2026. Layanan tersebut meliputi Sentra Komunikasi atau call center yang beroperasi selama 24 jam, petugas lapangan yang didukung armada patroli, derek, rescue, dan ambulans, hingga pemantauan melalui kamera CCTV.
Pemantauan ini dilakukan secara real-time dan terintegrasi dengan berbagai pemangku kepentingan. Masyarakat juga dapat mengakses informasi kondisi lalu lintas terkini melalui laman mudik.pu.go.id/cctv-tol.
Pengguna jalan yang membutuhkan bantuan atau informasi terkait kondisi lalu lintas dapat menghubungi Sentra Komunikasi ASTRA Infra. Layanan ini berfungsi sebagai pusat informasi sekaligus koordinasi dengan petugas operasional di lapangan, sehingga penanganan gangguan lalu lintas dapat dilakukan secara cepat dan tepat sesuai standar operasional yang berlaku.
ASTRA Infra menyediakan sejumlah nomor layanan yang dapat dihubungi pengguna jalan. Untuk ruas Tol Tangerang–Merak, pengguna dapat menghubungi nomor 0800 177 7879 (free call) atau 0254 207 878 yang juga melayani panggilan dan pesan WhatsApp. Sementara itu, pengguna Tol Cikopo–Palimanan dapat menghubungi 0260 7600 600 untuk panggilan telepon atau 0811 2347 600 melalui WhatsApp. Adapun layanan untuk ruas Tol Jombang–Mojokerto tersedia melalui nomor 0321 888 123 yang melayani panggilan telepon maupun WhatsApp.
Sebagai informasi tambahan, wilayah operasional ASTRA Infra mencakup beberapa ruas jalan tol. Tol Tangerang–Merak meliputi KM 26 Bitung hingga KM 98 Merak. Sementara itu, Tol Cikopo–Palimanan berada pada KM 72 Cikopo hingga KM 188 Palimanan. Adapun Tol Jombang–Mojokerto mencakup KM 671 Jombang hingga KM 712 Mojokerto.
Pada H-6 Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, volume kendaraan di sejumlah ruas tol yang dikelola ASTRA Infra mulai menunjukkan peningkatan. Di ruas Tol Tangerang–Merak tercatat sekitar 145 ribu kendaraan melintas pada Minggu, 15 Maret 2026. Angka tersebut meningkat sekitar 10 persen dibandingkan lalu lintas harian normal, namun menurun sekitar 11,8 persen dibandingkan periode Lebaran tahun sebelumnya.
Sementara itu, di ruas Tol Cikopo–Palimanantercatat sekitar 103 ribu kendaraan melintas dengan kondisi lalu lintas yang terpantau ramai lancar di sepanjang ruas Tol Cipali. Volume kendaraan tersebut meningkat sekitar 80 persen dibandingkan lalu lintas harian normal dan naik 29 persen dibandingkan periode Lebaran tahun lalu.
Adapun di ruas Tol Jombang–Mojokerto, tercatat sekitar 38 ribu kendaraan melintas pada H-6 Lebaran. Jumlah ini meningkat sekitar 9 persen dibandingkan lalu lintas harian normal dan naik 21 persen dibandingkan periode Lebaran tahun sebelumnya.
Menjelang puncak arus mudik Lebaran, ASTRA Infra mengimbau seluruh pengguna jalan untuk beristirahat secara berkala dengan memanfaatkan fasilitas rest area yang tersedia di sepanjang jalan tol. Apabila rest area dalam kondisi penuh, pengguna jalan dapat memanfaatkan fasilitas di luar gerbang tol terdekat seperti SPBU, SPKLU, toilet, serta tempat ibadah. Pengguna jalan tetap dapat kembali masuk ke jalan tol tanpa dikenakan tambahan tarif tol.
Selain itu, pengguna kendaraan listrik juga diimbau untuk merencanakan pengisian daya secara matang dengan memperhatikan lokasi Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) yang tersedia di sepanjang rute perjalanan. Dalam kondisi cuaca hujan, pengguna jalan juga diminta menyesuaikan kecepatan kendaraan dengan batas maksimal 70 kilometer per jam demi menjaga keselamatan selama berkendara.(*).
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media