Megapolitan . 16/03/2026, 14:04 WIB
Penulis : Mihardi | Editor : Mihardi
fin.co.id - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo menargetkan fasilitas pengolahan sampah RDF Plant Rorotan mampu mengolah hingga 1.000 ton sampah setiap hari.
Dengan peningkatan kapasitas tersebut, diharapkan beban sampah di TPST Bantargebang dapat berkurang secara signifikan.
Langkah ini juga diharapkan mampu mencegah kembali terjadinya penumpukan sampah yang berujung longsor seperti yang terjadi di Bantargebang pada Minggu, 8 Maret 2026.
Saat ini, menurut Pramono, operasional RDF Rorotan masih dilakukan secara bertahap dengan kapasitas pengolahan sekitar 700 hingga 800 ton sampah per hari.
"Kita menargetkan untuk sekarang ini 1.000 ton," kata Pramono, Senin, 16 Maret 2026.
Ia menambahkan, pemerintah provinsi terus memantau perkembangan operasional fasilitas yang berada di Kecamatan Cilincing tersebut.
Pramono juga menekankan pentingnya mengatasi persoalan bau yang selama ini menjadi keluhan warga di sekitar lokasi RDF sebelum fasilitas tersebut beroperasi secara penuh.
"Karena bagaimanapun bagi saya yang paling utama adalah masyarakat bisa menerima itu," tegas Pramono.
Sebelumnya, Ketua DPRD DKI Jakarta Khoirudin meminta agar operasional RDF Plant Rorotan dapat dioptimalkan menyusul insiden longsoran gunungan sampah di Bantargebang.
Menurut Khoirudin, Jakarta memproduksi sekitar 8.700 ton sampah setiap hari. Tanpa solusi permanen, risiko seperti longsor di Bantargebang berpotensi terus terjadi.
"Karena itu pemerintah telah menganggarkan dana triliunan rupiah untuk pembangunan fasilitas RDF agar pengolahan sampah Jakarta berjalan maksimal, aman bagi lingkungan, dan berkelanjutan,” ujarnya.
Ia menjelaskan pembangunan fasilitas RDF merupakan bagian dari transformasi sistem pengelolaan sampah di Jakarta.
Saat ini RDF Rorotan masih beroperasi secara bertahap dengan kapasitas sekitar 700 ton sampah per hari. Ke depan, kapasitas tersebut ditargetkan meningkat hingga 2.500 ton per hari setelah seluruh sistem pendukung dan operasional berjalan optimal.
Khoirudin menilai pembangunan fasilitas RDF seperti di Rorotan merupakan solusi jangka panjang dalam pengelolaan sampah di Jakarta.
"Jika dibangun di beberapa titik, kita bisa mengurangi beban sampah ke Bantargebang hingga sekitar 30 persen," ujarnya.
Cahyono/Disway
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media