Megapolitan . 18/03/2026, 15:03 WIB

Volume Kendaraan di Tol Tangerang-Merak Tembus 1,1 Juta, Arus ke Pelabuhan Melonjak 128 Persen

Penulis : Rikhi Ferdian Herisetiana  |  Editor : Rikhi Ferdian Herisetiana

fin.co.id -  Volume lalu lintas di ruas Tol Tangerang-Merak mencatatkan peningkatan signifikan menjelang Hari Raya Idul Fitri 2026. Sejak Rabu (11/3/2026) hingga Selasa (17/3/2026), tercatat sebanyak 1.164.998 kendaraan telah melintasi jalur utama penghubung Pulau Jawa dan Sumatra tersebut.

Head of Sustainability Management and Corporate Communications Astra Infra Toll Road, Uswatun Hasanah, mengungkapkan bahwa arus kendaraan terus menunjukkan tren kenaikan dibandingkan periode mudik tahun sebelumnya.

"Secara akumulasi, rata-rata lalu lintas harian mencapai 172.471 kendaraan. Angka ini naik 6,6 persen dibandingkan periode yang sama pada Lebaran 2025, atau meningkat 7,3 persen terhadap lalu lintas harian rata-rata (LHR) normal," ujar Uswatun Rabu (18/3/2026).

Lonjakan arus terlihat jelas di Gerbang Tol (GT) Cikupa sebagai pintu masuk utama. Dalam tujuh hari terakhir, sebanyak 307.779 kendaraan tercatat memasuki ruas Tol Tangerang-Merak. Pada puncaknya di hari Selasa kemarin, volume kendaraan di titik ini mencapai 59.204 unit, atau 15,3 persen lebih tinggi dari kondisi normal.

Sementara itu, arus kendaraan yang keluar melalui GT Merak menuju Pelabuhan Penyeberangan Merak mencapai 86.632 kendaraan pada periode yang sama.

"Pada Selasa (17/3), arus menuju pelabuhan mencapai 20.616 kendaraan. Jika dibandingkan dengan LHR normal, peningkatannya mencapai 128 persen," tambah Uswatun.

Pembatasan Truk dan Imbauan Mudik

Untuk menjaga kelancaran arus, Astra Infra mengingatkan bahwa pembatasan operasional kendaraan barang telah diberlakukan sejak Jumat (13/3) dan akan berlangsung hingga Minggu (29/3/2026) mendatang. Pembatasan ini mencakup mobil barang dengan sumbu tiga atau lebih, kereta tempelan/gandengan, serta angkutan hasil galian dan bangunan.

Uswatun mengimbau para pemudik untuk memastikan kesiapan fisik dan kendaraan sebelum memulai perjalanan. Selain pengisian BBM dan saldo E-Toll yang cukup, pengguna jasa penyeberangan juga diwajibkan sudah memiliki tiket kapal feri.

"Kami mengimbau pengguna jalan yang akan menyeberang ke Sumatra untuk membeli tiket melalui aplikasi atau web Ferizy setidaknya H-1 sebelum keberangkatan. Tidak ada lagi penjualan tiket di pelabuhan demi menghindari antrean panjang," tegasnya.

           

Network:
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNpos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com